Bank Papua Mampu Atasi Kredit Macet | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Direktur Keuangan PT.Bank Papua, Rudi Dharma berfoto bersama di kantor kas (foto:iis) Direktur Keuangan PT.Bank Papua, Rudi Dharma berfoto bersama di kantor kas (foto:iis)

Bank Papua Mampu Atasi Kredit Macet

Papua Selatan Penulis  Selasa, 09 Juli 2019 13:39 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Direktur Keuangan PT.Bank Papua, Rudi Dharma mengemukakan bahwa tidak sampai 1 tahun, Bank Papua mampu menyelesaikan permasalahan kredit macet yang dialami sejak tahun 2016 silam meskipun sampai saat ini masih ada yang perlu terus dibenahi. Saat ini Bank Papua sudah mulai memasuki tahap tinggal landas setelah pada tahun 2016 lalu sempat terkena kredit macet yang luar biasa. Hal ini menyebabkan Bank Papua harus mengambil langkah tegas dengan memberhentikan pegawai yang terlibat dalam kredit fiktif atau kredit macet yang tidak sesuai dengan prosedur. “Namun kami mohon maaf karena tidak ada sedikitpun niat dari kami untuk melakukan PHK terhadap pegawai karena semua demi keberlangsungan Bank Papua,”ujarnya pada peresmian Kantor Kas Pemda Merauke di Kantor Bupati Senin lalu.

Menurutnya, Bank Papua adalah bank kepercayaan masyarakat Papua sehingga kepercayaan itu menjadi modal utama. Jika hal ini tidak bisa dijaga maka lambat laun Bank Papua tentu akan ditinggalkan oleh nasabah. Pada tahun 2016 Bank Papua pernah menderita kerugian hingga 236 milyar dan pada tahun 2017 Bank Papua masuk dalam pengawasan intensif OJK. Bank Papua diberi waktu 12 bulan untuk melakukan pembenahan dan menjadikan Bank Papua sebagai bank yang sehat.

Akhirnya pada tahun 2018 Bank Papua berhasil menjadi bank yang sehat dan menghasilkan laba sebesar 113 milyar. Bahkan di tahun yang sama laba tersebut meningkat menjadi 218 milyar dan deviden ini sudah dibagikan kepada Pemda selaku pemegang saham. Pihaknya berharap pada tahun 2019 ini Bank Papua dapat menghasilkan laba yang lebih besar lagi dimana target yang ada sebesar 240 milyar.

 “Oleh sebab itu kami mohon doa dari seluruh nasabah dan Pemda agar Bank Papua ke depan bisa lebih maju lagi,”harap Rudi. Terkait dengan KUR pihaknya juga siap memberikan kredit kepada OAP sehingga  bisa lebih maju dimana tahun lalu distribusinya dapat melebihi target. Lebih dikhususkan kepada OAP yang memiliki bakat dan minat untuk berwiraswasta karena tanah Papua adalah tanah milik mereka sendiri. Motto Bank Papua juga sudah diganti dari yang sebelumnya ‘Bank Papua Membangun Negeri’ ini berubah menjadi ‘Membangun Tanah Papua’. Jadi Bank Papua harus benar-benar dari rakyat Papua, untuk Papua dan demi Papua. “Semoga segala upaya yang sudah kita lakukan dapat berhasil dengan baik dan diridhoi oleh Tuhan,”pungkasnya.

Dibaca 61 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.