Pelaku Usaha Pangan Diminta Daftarkan Produk | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Peserta bimtek saat menyimak materi (foto:iis) Peserta bimtek saat menyimak materi (foto:iis)

Pelaku Usaha Pangan Diminta Daftarkan Produk

Papua Selatan Penulis  Selasa, 09 Juli 2019 13:35 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Loka POM Kabupaten Merauke, Agustince Werimon mengemukakan bahwa bimtek dan pelayanan E registration pangan olahan yang dilaksanakan pihaknya di Hotel Ermasu belum lama ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha pangan yang ingin meningkatkan level usahanya sehingga pasarannya lebih luas. “Oleh sebab itu kami bekerjasama dengan pihak pusat untuk melaksanakan kegiatan tersebut yang terfokus pada registrasi tentang pangan olahan. Sebab kami melihat masih banyak pelaku usaha di Merauke yang ingin meningkatkan pasaran produk mereka,”terangnya kepada wartawan.

Sementara itu Jesa Nugroho selaku Direktorat Registrasi Pangan Olahan dan narasumber bimtek menyampaikan bahwa tujuan utama bimtek adalah memberikan informasi tentang tata cara registrasi olahan pangan pelaku usaha UMKM guna meningkatkan daya saing, baik di pasar lokal maupun luar. Dengan adanya kegiatan ini pihaknya berharap tidak ada lagi miskin informasi yang menyebabkan pelaku usaha daerah tidak memperoleh informasi dari pemerintah pusat. “Jadi kami berupaya memberikan informasi sejelas-jelasnya tentang cara pendaftaran sehingga pelaku usaha di daerah dapat mendaftarkan produknya,”terang Jesa.

Lebih lanjut dikemukakan, produk yang dipasarkan harus memiliki ijin edar sehingga dapat dipasarkan secara nasional. Ia juga berharap ada sinergitas antara dinas terkait seperti dinas kesehatan, perikanan dan pertanian dengan Loka POM di Merauke dalam menjaga tanaman pangan. Ia mengakui pelaku olahan pangan kerap menghadapi kendala akibat ketidaktahuan informasi tentang tata cara pendaftaran sehingga pihaknya berupaya keras memberikan informasi sejelas-jelasnya. Pihaknya juga berusaha menstimulus pelaku usaha agar semakin menyadari pentingnya mendaftarkan produk.

Jangan sampai mereka masih bersikap acuh hanya karena produk yang dijual sudah laku di pasaran.  Pelaku usaha wajib memahami keuntungan ketika produk mereka sudah terdaftar apalagi pihaknya juga akan mempercepat proses registrasi. “Jika mereka mendaftarkan dengan cara yang biasa maka membutuhkan waktu lama hingga 35 hari namun dengan adanya bimtek ini, jika persyaratan sudah lengkap maka sehari bisa selesai,”pungkasnya.

Dibaca 103 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.