Bupati:”Pemerintah Berupaya Optimal Layani Masyarakat’ | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Bupati Freddy saat menyerahkan bantuan secara simbolis (foto:iis) Bupati Freddy saat menyerahkan bantuan secara simbolis (foto:iis)

Bupati:”Pemerintah Berupaya Optimal Layani Masyarakat’

Papua Selatan Penulis  Selasa, 09 Juli 2019 13:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Bupati Merauke, Frederikus Gebze mengemukakan bahwa hingga sekarang masih terdapat warga yang kesulitan ketika hendak memakamkan keluarga yang meninggal dunia khususnya yang ada di kampung-kampung dan  pedalaman. Tidak jarang mereka harus memikul sendiri jenazah keluarganya ke pemakaman dalam waktu lama. Untuk itu pihak pemerintah mulai dari tingkat pusat hingga kabupaten memberikan perhatian khusus melalui dinas-dinas terkait. Banyak bantuan yang sudah dikucurkan kepada masyarakat Indonesia meskipun diakui masalah yang dihadapi tidak bisa langsung tuntas secara keseluruhan.

“Sebab permasalahan pasti akan selalu ada dan yang namanya kekurangan juga demikian. Oleh sebab itu pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal di antaranya melalui program-program pemerintah secara khusus. Seperti halnya yang digagas oleh Dinas Sosial dalam melayani masyarakat lewat bantuan mobil jenazah,”ujar bupati pada launching Program Keluarga Harapan (PKH) Distrik Naukenjerai dan peresmian mobil jenazah di halaman Kantor Dinas Sosial Kabupaten Merauke belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, pelayanan yang diberikan berupaya ditingkatkan meskipun masih terdapat kekurangan namun akan dibenahi secara bertahap. Termasuk dengan merealisasikan PKH di 8 distrik yang ada di Kabupaten Merauke dimana untuk jumlah bantuan memang tidak terlalu besar. Namun pemerintah sudah berupaya untuk komit memberikan yang maksimal dalam pelayanan. Ia sangat mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh Dinsos, baik untuk pemberian bantuan mobil jenazah maupun realisasi PKH. Seperti yang diketahui, untuk mobil jenazah juga disediakan oleh pihak rumah sakit dan sejumlah lembaga lainnya sehingga semua akan terintegrasi dengan adanya mobil jenazah yang dikelola oleh dinas.

Oleh sebab itu ia meminta agar dalam pelaksanaannya perlu diawasi dengan baik dan warga diberikan pemahaman tentang tata cara atau prosedur dalam memanfaatkan bantuan tersebut sehingga memudahkan dalam pelaksanaan di lapangan nantinya. Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merauke, Herman Gebze, S.ST mengemukakan bahwa mobil jenzah dan fasilitas terop disediakan oleh pihaknya untuk melayani masyarakat yang masih kesulitan dan penuh dengan keterbatasan ketika hendak memakamkan keluarga yang wafat.

Oleh sebab itu jika warga yang tidak mampu menghadapi kendala dalam hal ini dapat langsung menghubungi pihak dinas. “Jadi kami menyediakan dalam satu paket bantuan mulai mobil, terop, peti jenazah hingga kursi dan perabotan makan seperti piring dan sendok yang dapat digunakan oleh warga saat kedukaan,”jelasnya. Sedangkan untuk melayani masyarakat saat terjadi bencana juga tengah diupayakan dimana dalam waktu dekat pihak dinas akan menerima bantuan mobil dari kementerian sebanyak 6 unit.

Pada kesempatan yang sama tokoh masyarakat Papua Selatan dan juga mantan Bupati Merauke, Johanes Gluba Gebze mengemukakan bahwa pelayanan publik adalah pelayanan dasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Mengurus banyak orang bukan hal yang mudah sehingga koordinasi menjadi penting dalam hal ini. begitu pula ketika harus bekerja dengan banyak orang juga bukan hal yang mudah. Tuhan saja tidak mau sombong dimana dengan hanya menggunakan kuasaNya maka semua orang bisa tersentuh dengan pelayananNya. Namun Tuhan memilih menggunakan mitra manusia untuk bekerja, baik yang ada kaitannya dengan kelembagaan maupun pihak-pihak lainnya. “Bersyukurlah kita masih  bisa menikmati nikmat Tuhan lewat pemerintah yang ada, semoga pemerintahnya dipelihara dan Tuhan menggunakan hati semua pimpinan daerah agar bisa mengurus seluruh masyarakat di tempat ini,”harapnya.

Dibaca 51 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.