Kini Transaksi di Resistance Café Bisa Menggunakan E-Money Mandiri atau LinkAja | Pasific Pos.com

| 23 July, 2019 |

Assistant Vice President Bank Mandiri, Christianto Adi Wicaksono dan Owner Resistance Café, Mariana Imelda Kabey menunjukkan kartu e-money Mandiri. Assistant Vice President Bank Mandiri, Christianto Adi Wicaksono dan Owner Resistance Café, Mariana Imelda Kabey menunjukkan kartu e-money Mandiri.

Kini Transaksi di Resistance Café Bisa Menggunakan E-Money Mandiri atau LinkAja

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 09 Juli 2019 02:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region XII Papua telah bekerjasama dengan Resistance Café terkait penggunaan kartu e-money Mandiri atau aplikasi LinkAja dalam bertransaksi.

Assistant Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Region XII Papua, Christianto Adi Wicaksono mengatakan, memilih Resistance Café sebagai mitra dalam penggunaan uang elektronik lantaran café tersebut memiliki banyak pengunjung yang didominasi kawula muda atau kaum millennial.

“Ini salah satu upaya kita meningkatkan transaksi non tunai, sebab kita tahu transaksi tunai di Papua masih mendominasi, juga kaitannya dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020, dimana Bank Mandiri telah ditunjuk secara resmi sebagai bank partner utama,” jelas Christianto usai mengedukasi pengunjung Resistance Café, Sabtu (6/7/2019).

Ditambahkan, pihaknya telah membahas sebelumnya dengan pemilik café terkait pemberlakuan transaksi non tunai di café tersebut yang disambut positif  oleh pemilik café.

“Kedepan café ini akan menjadi tempat transaksi non tunai dari Bank Mandiri, makanya dari sekarang kami mengedukasi pengunjung Resistance Café mengenai E-Money Mandiri dan LinkAja dimana top up nya menggunakan Mandiri Online. Jadi tak hanya transaksi non tunai, pengunjung juga mendapatkan keuntungan berupa potongan harga,” lanjut Christianto.

Kerjasama dengan café tersebut, kata Christianto, menjadi  pilot project, kendati kerjasama selama setahun, namun programnya akan bervariasi. Pihaknya berharap program yang ada sebelumnya telah berjalan sampai akhir Agustus mendatang, dan nantinya ada program baru lagi untuk pengujung café.
Sementara itu, Owner Resistance Café, Mariana Imelda Kabey mengungkapkan kerjasama dengan Bank Mandiri untuk transaksi non tunai sejalan dengan ciri khas café yang didominasi kawula muda atau kaum millennial.

“Saya ingin anak-anak muda tahu bahwa tidak zaman lagi pegang uang tunai ketika bertransaksi karena transaksi bisa dilakukan hanya dengan satu kartu berupa e-money Mandiri atau melalui smartphone melalui aplikasi LinkAja. Hanya dengan jari semua transaksi di café ini bisa dilakukan,” ucap Imelda.
Dia berharap kawula muda atau kaum millennial tak lagi membawa uang tunai, cukup dengan kartu e-money Mandiri atau LinkAja dari smartphone, karena lebih aman. (Zulkifli)

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.