BPJS Kesehatan Gelar Gathering dan Sosialisasi Terpadu | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

BPJS Kesehatan Gelar Gathering dan Sosialisasi Terpadu

Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE – BPJS Kesehatan Kabupaten Nabire menggelar gathering badan usaha, ASN, media pers serta sosialisasi terpadu program JKN-KIS se-Kabupaten Nabire tahun 2019, Rabu (26/6) kemarin. Kegiatan yang digelar di aula RSUD Nabire dibuka oleh Asisten I Setda Nabire, La Halim, S.Sos.

Pada sesi sosialisasi, ada sejumlah narasumber yang menyampaikan sejumlah materi. Diantaranya, Pimpinan BPJS Cabang Biak, Pimpinan BPJS Kabupaten Nabire, Direktur RSUD Nabire, Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nabire. Materi yang disampaikan, tidak saja terkait persoalan BPJS Kesehatan. Namun sejumlah bidang yang berkaitan dengan bidang tugas BPJS Kesehatan pun turut disampaikan oleh narasumber. Seperti misalnya materi yang disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Nabire terkait penegakkan hukum dan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nabire terkait dengan perijinan.

Di awal penyampaian materi, pimpinan BPJS Kesehatan Cabang Biak, Budi Sukwara menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Nabire yang dianggapnya telah menjadi inspirasi bagi pihak BPJS Kesehatan yang dipimpinnya. Kata dia, Kabupaten Nabire merupakan kabupaten yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

“Saya baru sekitar 8 bulan bertugas di Cabang Biak, hingga kini masih ada 7 daerah yang belum terintegrasi Jamkesdanya. Ketika saya keliling ke kabupaten-kabupaten, saya jadikan Nabire sebagai contoh. Saya kasih tahu semua bupati jika di Nabire sudah terintegrasi Jamkesdanya. Pada tahun 2018 lalu, kami dievaluasi ketat karena ada 7 kabupaten yang belum terintegrasi. Namun sekarang sudah terintegrasi dan ini terjadi inspirasinya adalah Kabupaten Nabire,” tuturnya.

Dirinya juga mengatakan jika acara yang digelar ini dilakukan secara maraton. Sehari sebelumnya (kemarin, red), pihaknya juga telah menggelar kegiatan yang sama di Biak.

“Kami bermaksud ingin dekat lagi dengan para peserta khususnya untuk segmen PPU badan usaha dan ASN, dan kami juga ingin lebih akrab dengan media massa. Kami siap terima masukan untuk peningkatan kinerja BPJS Kesehatan di Kabupaten Nabire,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Asisten I Setda Nabire, La Halim mengatakan, keberadaan BPJS Kesehatan diatur dalam Undang Undang yang mengharuskan warga negara untuk terlibat dalam kepesertaan jaminan kesehatan. Dengan keterlibatan kita menjadi peserta, diharapkan akan terjadi subsidi silang terhadap warga negara lain yang membutuhkan penanganan medis atas penyakit yang dideritanya.

Namun dirinya juga mengakui masih ada kendala yang muncul di lapangan. Diharapkan dengan kegiatan ini, para narasumber bisa menjelaskan kepada peserta terkait persoalan yang muncul di lapangan.

Setelah penyampaian sejumlah materi dari para narasumber, dibuka sesi tanya jawab dengan peserta kegiatan. Sejumlah pertanyaan baik itu terkait dengan pelayanan BPJS Kesehatan, penanganan RSUD terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan maupun soal perijinan, disampaikan para peserta.

Acara disemarakkan dengan game berhadiah, dan pemberian bingkisan kepada sejumlah peserta kegiatan tersebut. (ros)

Dibaca 170 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.