Masalah Keluarga, Seorang Wanita Gantung Diri | Pasific Pos.com

| 20 September, 2019 |

Anggota Polres Keerom saat melakukan olah TKP Anggota Polres Keerom saat melakukan olah TKP

Masalah Keluarga, Seorang Wanita Gantung Diri

Kriminal Penulis  Rabu, 26 Jun 2019 19:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Diduga masalah keluarga, Nurul Setiawati (28) warga Kampung Sanggaria Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, nekat mengakhiri nyawa dengan cara gantung diri di rumah, Selasa (25/6) siang.

Korban pertama kali ditemukan tewas tergantung dengan posisi leher terikat kain di pintu oleh salah seorang keluarga. Atas temuan itu salah seorang saksi langsung memberitahukan warga setempat dan selanjutnya melaporkan kepada pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengungkapkan kasus bunuh diri itu kini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polres Keerom, dimana dugaan kuat korban mengakhiri nyawanya lantaran masalah keluarga.

"Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda Kekerasan pada tubuh Korban dan dugaan kuat korban bunuh diri," ungkapnya Kamal.

Ia menjelaskan dari keterangan saksi yang tidak lain merupakan Kaka korban menyebutkan, dirinya (saksi) sempat mendatangi korban dirumahnya sebelum ditemukan tewas.

"Saksi sempat datang ke rumah korban dan menemuinya, dengan tujuan untuk menenangkan korban lantaran sedang mengalami masalah dengan sang suami," ungkap Kamal.

Lantaran khawatir dengan kondisi korban yang down lantaran masalah keluarga dengan sang suaminya, saksi menyuruh anaknya mengecek kondisi korban, namun naas, ketika beradaptasi di rumah korban saksi mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi gantung diri di pintu ruang tengah menggunakan sehelai kain.

Kata Kamal, Anggota kepolisian yang menerima laporan itu langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke rumah sakit sembari mengumpulkan keterangan saksi serta alat bukti.
"Tidak ada tanda Kekerasan, sehingga Kasus ini murni Bunuh Diri," ujar Kamal.

Dibaca 185 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.