Di Argapura Seorang Wanita Diperkosa Dan Dianiaya | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Kondisi Korban ketika berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RS Dok II Kondisi Korban ketika berada di lokasi kejadian sebelum dievakuasi ke RS Dok II

Di Argapura Seorang Wanita Diperkosa Dan Dianiaya

Kriminal Penulis  Selasa, 25 Jun 2019 19:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"Korban mengalami Pendarahan Usai Kelaminnya Ditikam Menggunakan Obeng"



JAYAPURA - IB wanita berusia 20 warga Dok II Distrik Jayapura Utara ini, Selasa (25/6) Pagi pukul 10.30 WIT, menghebohkan warga kelurahan Argapura, lantaran menjadi korban pemerkosaan oleh sekelompok pria yang tidak diketahui identitasnya.

Tidak hanya diperkosa, lebih ironisnya wanita bertubuh ramping itu pun harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami pendarahan usai kelaminnya di tusuk menggunakan sebuah obeng oleh salah satu pelaku.

Kondisi bunga sendiri terlihat sangat shok ketik dikerumuni warga sekitar, ia bercerita bahwasanya ia di bawa oleh 4 orang salah satunya seorang perempuan yang merupakan temannya. Awalnya mula kejadian, kata Bunga dia bersama teman perempuannya ikut acara di Bes-G dan dikenalkan dengan para pelaku. Selanjutnya mereka ke sebuah rumah di dok 9.

"Saya awalnya di perkosa mereka di dok 9, memang kita sempat ada acara disana, lantas mereka bawa saya ke Argapura," katanya sambil terisak.

Singkat cerita semua berinisiatif ke Argapura lantaran teman perempuan Bunga merupakan warga Argapura, namun kejadian berkata lain, setelah sampai di Argapura para pelaku justru ingin memperkosa lagi.

"Saya tidak mau dan menolak, tapi mereka pegang tangan dan kaki sambil mengancam saya. Satu orang perkosa sementara tiga orang lainnya pegang saya termasuk teman perempuan itu, dan karena saya terus menolak mereka tusuk kemaluan saya dengan obeng," jelas Bunga.

Kasus ini sendiri langsung di tangani oleh Polsek Jayapura Selatan, dimana sekitar pukul 11.00 WIT, Anggota Polsek Japsel langsung mendatangi TKP dan membawa korban ke RS Dok 2 untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lanjutan.

Polisi juga membawa serta satu unit motor yang di duga digunakan pelaku, mirisnya motor yang dibawa pelaku merupakan ber plat nomor merah yang di duga merupakan kendaraan dinas dari Kabupaten Sarmi, diduga kuat motor tersebut hasil pinjaman, lantaran ada dua orang pemuda yang sempat mengaku bahwa motor tersebut dipinjam sejak Senin malam oleh rekan kompleksnya.

Kasubag Humas Polres Jayapura Kota Iptu Jahja Rumra ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu, namun dirinya belum bisa memberikan keterangan pasti mengingat saat ini korban saat ini dalam kondisi tidak sadarkan diri di rumah sakit.

"Kasus itu kini sudah ditangani oleh Unit PPA Polres Jayapura Kota. Untuk kondisi korban belum bisa dimintai keterangan karena belum sadar," terangnya ketik diwawancarai di Mapolres Jayapura Kota, Selasa (25/6) sore.

Dibaca 166 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX