Banyak Lapak Khusus Mama-Mama AK Dijual Kepada Pedagang Non Papua | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Sekertaris Disperindag Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi Sekertaris Disperindag Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi

Banyak Lapak Khusus Mama-Mama AK Dijual Kepada Pedagang Non Papua

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 20 Jun 2019 18:39 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, terkait adanya informasi lapak khusus mama-mama Amungme dan Kamoro (AK) yang dimiliki oleh pedagang non Papua yang lebih dari satu lapak lantaran dijual oleh mereka.

"Awalnya mereka punya sudah ada blok sendiri ada di bagian tengah sebelah kiri dan itu di bangun dari awal buat mereka," kata Yoga usai aksi demo damai mama-mama AK di depan kantor pusat Pemerintahan, Kamis (20/6).

Ia menjelaskan, banyak lapak yang dijual oleh mama-mama AK kepada pedagang non Papua tanpa sepengetahuan Disperindag sehingga banyak lapak yang telah diisi oleh pedagang non Papua, sedangkan mama-mama AK banyak yang berjualan di pasar lama dan pasar gorong-gorong.

"Tapi mereka yang jual sendiri tanpa sepengetahun dari kami pemda, jadi punya meja itu mereka jual di non papua, kita kesana dan lihat disana ada jual parfum-parfum, baju-baju, dan sepatu sebenarya itu tempat atau meja jualan mama2 papua punya dulu di pasar pertama itu, setelah mereka jual tempatnya mereka pindah ke gorong-gorong dan pasar lama," jelasnya.

Melihat kondisi tersebut yang berpotensi menimbulkan masalah membuat Pemkab Mimika membangun 3 bangunan baru untuk ditempati mama-mama AK, berdasarkan pertemuan akan dibagi sesuai suku, Amungme, Kamoro dan 5 suku kekerabatan. Namun saat ini yang menempati bangunan tersebut hanyalah mama-mama Kamoro yang berdomisili di seputaran Nawaripi, SP1 dan SP4.

Sedangkan, satu bangunan hingga saat ini satu bangunan khusus bagi mama-mama AK belum ditempati alias masih kosong, apabila mama-mama AK bersedia untuk menempati bisa bertemu dengan kepala pasar untuk ditempati.

"Satu gedungnya yang masih kosong tidak ditempati kalau mereka datang mau jualan pasti Kepala pasar buka kasih mereka tempat supaya jangan kena hujan dan panas," ungkapnya. (Ricky).

Dibaca 96 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Berita Terkini