Pemprov Papua Barat Berangkatkan 182 Umat Ziarah Rohani | Pasific Pos.com

| 23 September, 2019 |

Pemprov Papua Barat Berangkatkan 182 Umat Ziarah Rohani

Papua Barat Penulis  Kamis, 20 Jun 2019 07:41 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Manokwari, TP - Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan melepas peserta ziarah rohani keagamaan, di Aston Niu Hotel Manokwari, Rabu (19/6).

Peserta ziarah rohani sebanyak 182 orang yang terdiri dari umat Kristen 130 orang, umat Islam sebanyak 50 orang dan 2 orang pendamping.

Gubernur Papua Barat, dalam sambutannya mengatakan, dari sisi keagamaan bahwa pemerintah provinsi (pemprov) berkewajiban memberikan dukungan pembiayaan kepada setiap lembaga keagamaan secara profesional.

Program itu, Gubernur mengatakan juga sesuai dengan visi ke 9 daerah, yakni memperkuat kerukunan hidup antar umat beragama. Dimana telah menunjukan indeks kerukunan yang positif, sejak tahun 2016.

“Papua Barat ada pada urutan ke 6 dengan nilai indek 72,84 persen. Namun, dengan kondisi umum yang menunjukan nilai positif ini, bukan berarti tidak menunjukan langkah-langkah stategis yang harus dilakukan pemerintah untuk memperkuat dan mengantisipasi tantangan dalam kehidupan keagamaan di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Menurut Mandacan, setiap agama yang hidup dan berkembang di tanah air Indonesia memiliki akar sejarah yang tidak dapat dipisahkan dengan pengembangan serta pembinaan kualitas iman umat beragama.

“Ziarah keagamaan umat beragama ke tanah suci di provinsi Papua Barat adalah jembatan emas yang dapat menghubungkan para umat agama di Indonesia dengan akar sejarah imannya masing-masing. Agama yang dianutnya dapat bertumbuh, berkembangan dan dapat menghasilkan buah dan berdampak pada kelangsungan hidup terutama berbangsa, bernegara, dan berjemaat,” tukasnya.

Mantan Bupati Manokwari dua periode ini mengatakan,  sudah 3 tahun berturut-turut Pemprov Papua Barat melaksanakan ziarah rohani keagamaan ke tanah suci, dengan jumlah secara keseluruhan kurang lebih 700 orang peserta.

Pada tahun 2017, memberangkatkan 224 peserta ziarah, tahun 2018 sebanyak 400 peserta ziarah,tahun 2019 ini sebanyak 182 peserta.

“Tahun ini angkanya menurun karena kami juga membangun sarana fisik lembaga keagamaan dari dedominasi agama yang ada di Papua Barat,” kata Mandacan.

Mandacan memastikan, program ziarah ke tanah suci akan tetap dilaksanakan dengan memberikan kesempatan yang sama kepada umat beragama sesuai agama masing-masing di Papua Barat.

Kepala Biro Bina Mental Spiritual dan Kesejahateraan Setda Provinsi Papua Barat, Hermus Indou mengatakan, ziarah rohani keagamaan itu sebagai sarana wisata dan rekreasi untuk memberikan kesempatan kepada umat di Papua Barat mengunjungi dan melihat peristiwa-peristiwa rohani, serta destinasi wisata religius berdasarkan kitab suci masing-masing agama.

Indou mengatakan, tahun ini ziarah dilakukan kepada 2 agama yakni agama kristen protestan dan agama Islam dari 12 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat dengan tujuan ke Israel dan Arab Saudi.

Kegiatan ziarah rohani, sebut dia dibiayai APBD Provinsi Papua Barat TA 2019 dengan jumlah Rp. 11 miliar lebih. “Tahun ini kami hanya libatkan 2 agama, sementara 3 agama lainnya belum diikutkan dengan pertimbangan, umat Kristen dan Islam memiliki jumlah umat yang banyak di provinsi ini. Untuk 3 agama berikutnya akan diplotkan di tahun depan,” pungkas dia. [FSM-R3]

Dibaca 129 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.