Kapal Ikan Hanara 1 Bocor, Tim Resque Berhasil Evakuasi 5 Penumpang | Pasific Pos.com

| 24 June, 2019 |

Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika saat melakukan pencarian Personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika saat melakukan pencarian

Kapal Ikan Hanara 1 Bocor, Tim Resque Berhasil Evakuasi 5 Penumpang

Lintas Daerah Penulis  Selasa, 04 Jun 2019 05:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melakukan pencarian terhadap kapal pencari ikan bernama Hanara 01 yang ditumpangi 5 orang setelah mengalami kandas dan kebocoran di Muara Paomako, Senin (3/6) sekira pukul 13.55 Wit.

Kejadian bermula saat kapten kapal Syarifudin menghubungi kantor Pencarian dan Pertolongan Timika setelah kapal yang dinahkodainya mengalami kandas dan kebocoran di muara Paomako.

Mendapati laporan tersebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Monce Brury, S. IP. melakukan konsolidasi dan memberangkat 1 tim rescue menggunakan Speed Boat KN 418 dan 1 unit Perahu Karet menuju lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan evakuasi korban.

Tim rescue yang melakukan pencarian berhasil menemukan seluruh korban sekira pukul 17.40 Wit dalam keadaan selamat dan langsung mengevakuasinya ke dermaga SAR.

Kepala kantor pencarian dan pertolongan Timika Monce Broery, S. IP mengatakan, pihaknya memberangkatkan satu regu tim resque untuk melakukan pencarian dan evakuasi lantaran kondisi kapal kandas dan mengalami kebocoran pada bagian depan kapal.

Seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke pelabuhan SAR Timika untuk didata dan dipulangkan, setelah ditemukan seluruh korban dan dievakuasi maka operasi pencarian dan pertolongsn dinyatakan ditutup.

"Jadi kami merespon informasi itu dengan memberangkatkan tim resque untuk melakukan pencarian," kata Monce.

Berikut data penumpang, yang berhasil dievakuasi, Syarifidin (kapten kapal), Nusri (25), Hendra (23), Melianus (26), Ismail (27). (Ricky).

Dibaca 50 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.