Pembentukan DOB Tabi Sudah Direncanakan Sejak Tahun 2015 | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu Ketua LSM Papua Bangkit, Ir. Hengky Jokhu

Pembentukan DOB Tabi Sudah Direncanakan Sejak Tahun 2015

Sosial & Politik Penulis  Jumat, 31 Mei 2019 20:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Rencana pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB)Provinsi Tabi bukan hanya sebatas wacana tetapi sebenarnya rencana tersebut lahir dari sebuah perencanaan yang matang, yang telah dirancangkan sejak tahun 2015 oleh sejumlah pimpinan adat di Wilayah Tabi lewat Yayasan Mamberamo Tami (Mamta).

Yayasan Mamta didirikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia dan diberi tugas oleh para pemangku kepentingan untuk menyiapkan segala hal berkaitan dengan pembentukan DOB Propinsi Tabi.

“Saya menentang tegas jika ada pihak yang menyebut bahwa rencana pembentukan DOB Provinsi Tabi baru sebatas wacana sebab ini sudah kita rancang sejak tahun 2015 lalu” tandas Ketua LSM Papua Bangkit yang juga sebagai salah satu intelektual Tanah Tabi, Ir. Hengky Jokhu kepada wartawan di Hotel Horex Sentani, Kamis (30/5) sore.

Dikatakan, perjuangan pembentukan DOB Provinsi Tabi terus akan berlanjut sebab dengan adanya pembentukan DOB mampu mejawab sejumlah permasalahan di daerah ini, terutama sektor ekonomi, pariwisata dan sektor industri.
Dirinya mengajak, kepada semua pihak yang bersuara mengenai pembentukan DOB Provinsi Tabi untuk memiliki niat yang tulus untuk membangun daerah, bukan atas dasar kepentingan politik dan kekuasaan semata.

Karena, lanjut Jokhu, jika motivasi pembentukan Provinsi Tabi didasarkan pada kepentingan politik dan kekuasaan semata maka tentu, manfaatnya hanya dirasakan oleh kelompok dan pribadi tertentu.

“Sekali-kali jangan membawa suku, ras, agama dan kelompok tertentu dalam perjuangan pembentukan DOB Provinsi Tabi, apalagi alasan pembentukan atas dasar kepentingan Orang Asli Papua (OAP) mencari jabatan dan kekuasaan,” tukas Hengky mengingatkan.

Hengky menjelaskan, Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura yang nota bene adalah bagian dari Wilaya Tabi merupakan etalase terdepan dalam pembangunan Papua, sehingga untuk meningkatkan pembangunan sektor ekonomi maka wilayah Tabi harus menjadi sebuah provinsi.

“Jangan beranggapan bahwa pembentukan DOB di Papua sepenuhnya bermuatan politik. Pembentukan DOB Provinsi Tabi murni untuk mendorong pembangunan perekonomian, pariwisata dan sektor industrik di daerah ini,” jelasnya.

Dibaca 105 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX