Kadinkes Papua Pantau Persiapan Akreditasi Tipe B RSUD Nabire | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giay Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Aloysius Giay

Kadinkes Papua Pantau Persiapan Akreditasi Tipe B RSUD Nabire

Beri rating artikel ini
(0 voting)

  Nabire,- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai,.M.Kes memantau persiapan akreditasi tibe B Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire, Papua. Kadinkes Papua didampingi Direktur RSUD Nabire, sebelum melakukan pemantauan di semua unit pelayanan melalui arahannya mengatakan, tidak lama lagi RSUD Nabire akan diakreditasi B sehingga perlu saya melihat secara jarak dekat berbagai persiapan yang sedang dilakukan oleh Direktur Rumah Sakit (RS) dan jajaran komite medik, para dokter spesialis dan dokter maupun paramedis di lingkungan RSUD Nabire.

   RSUD Nabire sangat pantas dan layak naik tipe B, karena terang dr. Aloy, seluruh sarana dan fasilitas sudah lengkap, sangat bersih dan rapi, namun demikian perlu saya sampaikan bahwa disiplin kerja, komitmen dan kekompakan harus ditingkatkan supaya RS ini menjadi RS rujukan tertinggi di wilayah adata Mee Pago dan sekitarnya. Harapan kita semua untuk RSUD Nabire menjadi RS Rujukan tertinggi di wilayah adat Mee Pago itu, saya sangat yakin akan terjuwud, asalkan disiplin kerja, komitmen dan kekompakan terus ditingkatkan dalam menghadapi proses akreditasi pada 10 Juni 2019 mendatang.

   Direktur, komite medik, para dokter spesialis, dokter dan paradis RS ini harus bekerja keras, karena ketika RSUD Nabire naik status menjadi tipe B, maka hak-hak dan kewenangan petugas akan lebih baik lagi dari sekarang,"ujarnya. Sedangkan menyangkut dengan integrasi KPS ke BPJS, kata Kadinkes Papua, itu sifatnya wajib sehingga perlu adanya dukungan dana dari Pemerintah Daerah (Pemda), sebab seluruh rakyat diwajibkan untuk menjadi peserta BPJS.

   Ini sebenarnya tidak jadi malasah, BPJS hanya membekap saja. Perlu saya katakana bahwa semakin kita tidak urus masyarakat untuk menjadi peserta BPJS, maka kita semakin rugi, karena dana-dana BPJS kita tidak bisa klaim,?terang dr. Aloy. (Hendry Holago)

Dibaca 160 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.