Pertamina MOR VIII Bentuk Satgas RAFI 2019 | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Penjabat Sementara (Pjs) General Manager Pertamina MOR VIII, Salahudin (kedua dari kiri) Penjabat Sementara (Pjs) General Manager Pertamina MOR VIII, Salahudin (kedua dari kiri)

Pertamina MOR VIII Bentuk Satgas RAFI 2019

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 21 Mei 2019 21:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA –  PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VIII Maluku – Papua membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2019. Tugas Satgas RAFI ini yaitu mengamankan stok bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG menjelang hingga usai hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah, baik di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Sebanyak 48 personil Satgas dan 547 personil operasional dipersiapkan oleh Pertamina. Mereka akan bertugas sejak 21 Mei  sampai dengan 20 Juni 2019. Tim Satgas ini tersebar di Kantor Unit Jayapura, 20 Terminal BBM dan 1 Jobber, serta 11 DPPU (Depot Pengisian Pesawat Udara) di seluruh wilayah operasional MOR VIII Maluku – Papua.

Sebelumnya General Manager beserta Tim Manajemen MOR VIII telah melakukan pengecekan langsung ke beberapa Terminal BBM dan DPPU diantaranya TBBM Sorong, TBBM Manokwari, TBBM Wayame Ambon, DPPU DEO Sorong, DPPU Rendani, dan DPPU Pattimura pekan lalu. Hal ini dimaksud untuk untuk menjamin kesiapan Satgas RAFI di masing-masing ‘site’ (lokasi-red).

Data yang diperoleh dari pihak Pertamina MOR VIII, Senin (20/5/2019), menyebutkan penyaluran BBM di 4 provinsi wilayah operasional MOR VIII tak jauh berbeda saat menjelang Idul Fitri pada 2018 lalu. Dimana Pertamina memprediksi, penyaluran produk Gasoline (Premium, Pertalite, dan Pertamax) mengalami kenaikan sebesar +1,8% dibandingkan penyaluran normal. Sedangkan Gasoil (bahan bakar diesel; Solar/Bio, Dexlite) mengalami penurunan sebesar -20%, yang disebabkan kendaraan truk mengalami penurunan aktivitas --baik truk proyek maupun truk angkutan serta aktivitas proyek mengalami perhentian selama Idul Fitri.

 Untuk produk kerosene (minyak tanah) mengalami kenaikan sebesar +8% yang disebabkan adanya Operasi Pasar pada Wilayah Marketing Operation Region VIII, dan penyaluran Avtur diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar +3%. Sementara itu, penyaluran LPG diperkirakan mengalami penurunan -10% dikarenakan banyaknya masyarakat pendatang yang melakukan perjalanan mudik.

Pertamina memastikan seluruh Terminal BBM beroperasi selama periode Satgas berlangsung. Selain itu, mereka memastikan kehandalan sarana dan fasilitas penerimaan, penimbunan dan penyaluran BBM di seluruh lokasi, memonitor stok BBM dan LPG di seluruh wilayah dengan sistem Informasi management supply dan distribusi, menyiapkan 218 mobil tangki dan truk serta memanfaatkan armada mobil tangki Industri.

“Sebanyak 20 kapal tangker yang terdiri dari 19 kapal type BL, small I, small II dan SPOB serta 1 kapal type GP telah kami persiapkan. Bahkan  8 unit pesawat udara dan 59 unit kapal laut pengangkut BBM juga telah siap. Sementara itu untuk produk LPG, kami juga menyiapkan 14 agen siaga dan 43 sub agen siaga di seluruh wilayah Maluku dan Papua,” ungkap Penjabat Sementara (Pjs) General Manager Pertamina MOR VIII, Salahudin di sela buka puasa bersama insan pers di Kota Jayapura, Senin (20/5/2019).

Salahudin melanjutkan, Pertamina juga bekerjasama dengan bank persepsi untuk tetap memberikan layanan selama periode Satgas Ramadan dan Idul Fitri. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, TNI, POLRI, dan Hiswana Migas untuk kelancaran di periode Satgas. Selain itu, Pertamina mempersiapkan sarana fire & safety di masing-masing lokasi, dan memastikan kepatuhan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) agar proses penyaluran BBM dan LPG selama periode Satgas berjalan dengan lancar.

“Keseluruhan kegiatan operasional pengamanan stok BBM dan LPG selama periode Satgas Ramadhan dan Idul Fitri 2019 ini merupakan bagian dari program ‘Pertamina Melayani’ yang bertujuan untuk menjamin ketersediaan BBM dan LPG dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.  Selain itu, Pertamina juga melaksanakan 2 program lainnya yakni ‘Pertamina Berbagi’ dan ‘Pertamina Mengedukasi’ yang ditujukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Salahudin merinci,  di program Pertamina Berbagi, misaslnya, pihaknya telah melaksankan kegiatan bagi-bagi takjil di SPBU bagi para konsumen, bedah mushola, pemberian santunan kepada anak yatim serta bantuan sarana dan prasarana pondok pesantren atau panti asuhan di area operasi Pertamina, dan Kegiatan Beduk (Berbuka dengan Usaha Mikro dan Komunitas) Ramadhan Bright Gas yang dilakukan di 8 Kota/Kab wilayah operasional MOR VIII.

Sementara untuk kegiatan ‘Pertamina Mengedukasi’, Pertamina menggelar kegiatan buka bersama komunitas otomotif sekaligus campaign produk-produk berkualitas Pertamina, serta sosialisasi keamanan LPG di lokasi buka puasa bersama.

“Seluruh program ini kami siapkan selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1440 H/2019. Tujuannya, untuk memastikan operational excellence dan mengamankan pasokan BBM dan LPG bagi masyarakat di wilayah Maluku – Papua,” jelas Salahudin seraya menghimbau kepada masyarakat konsumen BBM, apabila memiliki keluhan terkait penyaluran BBM dan LPG, dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor 135 dan email Pertamina Contact Center Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. serta media sosial Pertamina MOR VIII di @pertamina_mor8 (Instagram dan Twitter). (PT)

Dibaca 126 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX