Febry Ajak Masyarakat Jadi Peserta JKN-KIS | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Febry saat bertemu petugas (foto:ist) Febry saat bertemu petugas (foto:ist)

Febry Ajak Masyarakat Jadi Peserta JKN-KIS

Papua Selatan Penulis  Senin, 20 Mei 2019 12:41 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Febry Ramadhani Suradji (24) adalah seorang wanita yang berasal dari Kabupaten Merauke dan merupakan salah satu dosen di di Universitas  Akbid Yaleka Maro yang beralamat di Polder III Yaleka Kabupaten Merauke yang terdaftar bersama keluarganya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS). Wanita yang sering disapa Febry ini dikenal dengan senyumannya ini mengaku senang menjadi peserta JKN-KIS karena iuran yang dibayarkan olehnya tidak begitu mahal dapat menolong orang lain yang membutuhkan dalam hal pembiayaan pengobatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Rabu (08/05) di kantor BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Febry dengan senang hati menceritakan tentang kebahagiaannya menjadi bagian dari program pengelolaan Jaminan Kesehatan (JKN-KIS) sambil menunjukan Kartu Indonesia Sehat miliknya kepada tim Jamkesnews sebagai tanda bahwa dia telah terdaftar dan ikut serta dalam program tersebut.  Selain itu ia juga menjelaskan maksud kedatangannya di kantor BPJS Kesehatan yaitu untuk mengganti fasilitas kesehatan yang terdekat dengan rumahnya sekaligus mencetak kartu KIS yang baru.

“Tujuan saya kesini adalah mengganti Faskes yang terdekat dengan tempat tinggal saya karena di kartu BPJS Kesehatan masih terdaftar di fasilitas kesehatan lama, dan saya ingin menggantikannya ke di fasilitas kesehatan yang baru sekaligus mencetak kartu baru yaitu Kartu Indonesia Sehat (KIS) dari kartu BPJS Kesehatan yang sebelumnya,” ungkapnya. Menurut Febry Program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini sangat membantu masyarakat dalam hal memperoleh jaminan kesehatan. Tidak hanya itu, kartu ini juga dimanfaatkan oleh seluruh penduduk Indonesia sampai di pelosok. Oleh karena itu tugas kita bersama adalah merubah persepsi tentang pentingnya menjadi peserta JKN-KIS karena disaat kita sakit banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk obat-obatan dan perawatan medis. Oleh karena itu, kita membutuhkan jaminan kesehatan yang dapat menjamin diri kita dikala kita mengalami sakit.

 “Tak lupa juga saya berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Merauke bahwa hanya dengan rutin membayar iuran setiap bulannya, kita sudah terjamin dalam hal penjaminan kesehatan dan juga seluruh biaya pengobatan medis. Harus dipahami terlebih dahulu bahwa Program JKN-KIS ini bukan permasalahan untung dan rugi. Tapi bagaimana yang sehat dapat membantu yang sakit dengan prinsip gotong-royong tanpa mencari nirlaba, dan hanya dengan membayar Rp. 80.000, Rp. 51.000, dan atau 25.500,- per bulan biaya pengobatan kita sudah terjamin oleh Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat JKN-KIS,” katanya.

Dibaca 71 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.