Pemprov Papua dan Bappenas Bahas Kota Baru Jayapura | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Muhammad Musa’ad Muhammad Musa’ad

Pemprov Papua dan Bappenas Bahas Kota Baru Jayapura

Headline Penulis  Selasa, 14 Mei 2019 18:39 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional akan membahas rencana pemindahan Kota Jayapura, agar lebih Smart City dan lebih kompetitif.  

Kepala Bappeda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad mengaku, sebagai kelanjutan Musrenbangas, maka akan pemabahasan mengenai pembangunan kota baru Jayapura.

“Jadi mulai tahun ini sampai tahun depan mulai membahas mengenai rencana pengembangunan Kota Jayapura,” Ungkapnya.

Pengembangan pembangunan Kota baru Jayapura ini tidak lagi di Kota Jayapura saat ini, tetapi kota Jayapura nantinya akan dipindahkan agar lebih Smart City, lebih manusia, kompetetif.

“Nanti akan kita bahas lebih lanjut, tetapi sudah ada undangannya pembahasannya bagi Papua dan Papua Barat untuk membahas dua calon Kota baru yakni Kota Jayapura dan Sorong,” jelasnya.

Pembahasan dua calon kota baru ini sudah diagendakan Pemerintah Pusat melalui Bappenas, nanti akan dibahas secara khusus. Hal ini merupakan rangkaian pelaksanaan rencana kerja pemerintah tahun 2020.

“Intinya Musrenbangnas kali ini cukup mengakomodasi kepentingan kita maupun hal penting yang dibahas oleh Menteri Keuangan maupun Menteri Bappenas,” tandasnya.

Selain itu, Penangan bencana alam di Papua menjadi pembahasan khusus pada Musrenbangnas termasuk untuk pemulihan bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura, serta serta relokasi dan pemukiman bagi masyarakat.
Musa’ad mengaku, ini sesuai janji Presiden dalam kunjungannya saat memantau langsung bencana banjir bandang di Kabupaten Jayapura beberapa waktu lalu.

“Hal ini sudah dibahas, Pemerintah Pusat sesuai janji kunjungan Presiden juga dipenuhi dibahas untuk pembangunan perumahan bagi korban banjir bandang,” Kata Musa’ad.

Tentunya melalui Musrenbangnas ini diharapkan ada perubahan paradigma Papua, sebab selama ini Papua hanya mengandalkan APBD.

“Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan sama-sama dalam arahannya menyampaikan merubaha maindset untuk menjadikan APBN dan APBD menjadi sumber utama pembangunan daerah maupun nasional,” ucap Musa’ad.

Dibaca 210 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.