438 Kendaraan Terjaring Selama Operasi Keselamatan Matoa di Kota Jayapura | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Kasat Lantas Polres Jayapura Kota AKP Junan Plitomo Kasat Lantas Polres Jayapura Kota AKP Junan Plitomo

438 Kendaraan Terjaring Selama Operasi Keselamatan Matoa di Kota Jayapura

Kriminal Penulis  Senin, 13 Mei 2019 19:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - 14 hari pelaksanaan Operasi Keselamatan Matoa 2019 sejak 29 April hingga 12 Mei 2019, Satuan Lalulintas Polres Jayapura Kota berhasil menjaring 438 pengendara yang kedapatan melanggar aturan.

Hal tersebut diungkapkan Kasat Lantas Polres Jayapura Kota Ajun Komisaris Polisi Junan Plitomo kepada awak media di Mapolres Jayapura Kota, Senin (13/5) sore.

Ia menerangkan selama pelaksanaan operasi keselamatan matoa 2018, pelanggaran lalulintas yang mendominasi yakni tidak mengenakan helm mencapai hingga 300 pelanggar.

"Kebanyakan pelanggaran yang sering kami temukan saat razia yakni tidak menggunakan helm, padahal helm sangatlah penting ketika berkendara," ungkapnya.

Junan menjelaskan hingga berakhirnya operasi keselamatan Matoa 2019, total kendaraan yang mendapatkan teguran berat berupa tilang mencapai 83 kendaraan, sementara 355 pelanggar lainnya hanya diberikan sanksi teguran.

"Ada pelanggaran buang sifatnya hanya diberikan belangkon teguran saja, namun apabila kami lihat tingkat pelanggaran berat seperti tidak mengenakan helem, tidak memiliki SIM, tidak membawa surat surat kelengkapan kendaraan tidak memasang plat kendaraan secara otomatis kami nilai pelanggaran b rat sehingga konsekuensi kami tilang," tegasnya.

Hingga saat ini kata Junan, 54 kendaraan yang diamankan di Mapolres Jayapura Kota untuk pemiliknya melengkapi surat kendaraan.

"Barang bukti yang disita berjumlah 89 terdiri dari SIM 8, STNK 27 dan kendaraan 54," pungkasnya.

Pria berdarah Ternate Maluku Utara ini pun menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Jayapura khususnya bagi pengendara baik roda dua maupun roda empat untuk selalu mentaati aturan lalulintas.

"Aturan Lalulintas yang ada dibuat bukan untuk keselamatan polisi melainkan keselamatan pengendara maka wajib hukumnya setiap pengendara untuk mematuhi hal tersebut demi kenyamanan dan keselamatan baik diri sendiri atau pun orang lain," imbuhnya.

Dibaca 97 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.