Lokasi Latihan Kelompok Radikal Belum Ditemukan | Pasific Pos.com

| 23 October, 2019 |

Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si Saat Memberi Keterangan Pers (foto:iis) Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si Saat Memberi Keterangan Pers (foto:iis)

Lokasi Latihan Kelompok Radikal Belum Ditemukan

Papua Selatan Penulis  Senin, 13 Mei 2019 19:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Bupati Merauke, Frederikus Gebze, SE, M.Si mengemukakan bahwa terkait dengan informasi tentang lokasi latihan yang  digunakan oleh kelompok radikal tertentu di Merauke, ternyata hingga saat ini lokasi yang dimaksud belum ditemukan.  Meskipun ada upaya-upaya yang mengarah ke arah itu namun menurutnya, patut disyukuri karena ternyata semua masih dapat dikendalikan dan aktifitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.  Apalagi Pemerintah Republik Indonesia sudah bersikap tegas dengan mengeluarkan peraturan bagi organisasi yang bertolak belakang dengan NKRI dan siapapun warga negara Indonesia, apabila sudah tidak sesuai dengan kaidah dan arah NKRI maka akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.  Menurutnya, jika semua dapat dijaga dengan baik tentu akan menunjang kelancaran pembangunan dan seluruh masyarakat dapat hidup tentram.

“Melalui rapat bersama dengan segenap stake holder yang kita laksanakan kali ini, diharapkan ada kesamaan persepsi dalam rangka menjaga keamanan daerah ini dan masyarakat juga diminta untuk terlibat aktif terkait dengan beberapa informasi dimana daerah ini menjadi salah satu daerah yang perlu diperhatikan. Namun berkat kerja sama semua unsur yang ada maka hingga saat ini semua masih berjalan dengan aman,” terangnya kepada wartawan di Kantor Bupati kemarin.

Ia juga menegaskan tentang pentingnya melakukan kroscek ketika menerima suatu pemberitaan sehingga dapat dilakukan langkah-langkah yang tepat. Selain itu perlu adanya SOP atau sistem untuk menertibkan warga luar yang datang ke Merauke, minimal 1 x 24 jam harus melapor ke RT setempat. “Kita juga melibatkan forum-forum yang sudah terbentuk seperti FKUB dan Forum Kewaspadaan Dini guna melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat  maupun orang-orang yang dianggap berpengaruh dan mampu memberikan teladan kepada masyarakat. Artinya, setiap gerak gerik dan informasi yang beredar dapat langsung dilaporkan, baik kepada Kapolsek, Babinsa serta Babinkamtibmas,”jelasnya.

Dibaca 101 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX