Dishub Kabupaten Jayapura Gelar Rapat Penentuan Operator Peti Kemas Depapre | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si.(tengah) didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S. IP., M. KP (kiri) dan Waket II DPRD Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring (Kanan) ketika memimpin Rapat Penentuan Operator Pelabuhan Peti Kemas Depapre, Kamis (9/5) siang, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gunung Merah Sentani. Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si.(tengah) didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S. IP., M. KP (kiri) dan Waket II DPRD Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring (Kanan) ketika memimpin Rapat Penentuan Operator Pelabuhan Peti Kemas Depapre, Kamis (9/5) siang, di Ruang Rapat Wakil Bupati Gunung Merah Sentani.

Dishub Kabupaten Jayapura Gelar Rapat Penentuan Operator Peti Kemas Depapre

Kabupaten Jayapura Penulis  Kamis, 09 Mei 2019 21:15 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI– Dinas Perhubungan(Dishub) Kabupaten Jayapura menggelar pertemuan bersama sejumlah pihak berkompeten lainnya guna menentukan pengelola Pelabuhan Peti Kemas Depapre.

Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Jayapura, Kamis (9/5) siang, yang dihadiri Kantor Syahbandar Pelabuhan Laut Jayapura, Distrik Navigasi Pelabuhan Jayapura, Balai Besar Jalan dan Jembatan.

Rapat itu dipimpin langsung Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. sekaligus mendengar secara langsung perkembangan pembangunan terakhir dari para pihak yang hadir. Selanjutnya bupati memberikan arahan sebagai bahan masukan dalam pertemuan-pertemuan serupa kedepan.

“Kita ketahui bersama, bahwa Pelabuhan Peti Kemas Depapre merupakan aset daerah yang perlu dikelola secara baik. Demikian juga, dalam hal pembangunannya harus diselesaikan secepatnya,” ujar Bupati Jayapura.

Menurutnya, Kabupaten Jayapura di tahun 2020 mendatang akan menjadi tuan rumah dalam rangkah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Dalam status tersebut, pelabuhan peti kemas idealnya harus beroperasi guna mendukung PON.

Dirinya menuturkan, berkaitan dengan pembangunan pelabuhan peti kemas, pihaknya sudah bertemu dengan Menko Maritim dan Kelautan Republik Indonesia, Luhut B. Panjaitan serta beberapa kementerian terkait lainnya.

Dari hasil pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Jayapura diminta untuk menentukan pengelola pelabuhan. Sebab, kehadiran pelabuhan peti kemas berpotensi memberikan kemajuan bagi daerah terutama dibidan pengembangan perekonomian.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring menyatakan bahwa sebagai wakil rakyat dirinya sangat mengharapkan pengoperasian pelabuhan peti kemas.

Sebab menurut Yanuaring, dengan aktifnya aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Depapre tentu akan mendukung  sektor perekonomian masyarakat di kawasan pelabuhan dan masyarakat Kabupaten Jayapura lainnya.

“Pembangunan Pelabuhan Peti Kemas ini telah mulai sejak belasan tahun lalu, namun sampai dengan saat ini belum ramai aktivitas bongkar muat di karenakan adanya sejumlah permasalahan, mulai dari masalah hak ulayat hingga masalah-masalah lainnya,” sebutnya

Diharapkan dengan adanya pertemuan, kedepan pengelolaan pelabuhan peti kemas dapat berjalan dengan baik. Karena kehadiran pelabuhan tersebut menjadi ikon perekonomian di Papua pada umumnya dan khususnya di Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M. KP menjelaskan, pertemuan tersebut dilakukan oleh pihaknya mengingat bahwa potensi pengembangan perekonomian daerah terdapat juga di pelabuhan.

“Pertemuan seperti ini kami akan lakukan tiga kali yang dimulai pada hari ini hingga pertemuan ketiga. Pada pertemuan ketiga akan ditunjuk atau ditetapkan pengelola yang bertanggungjawab mengelola pelabuhan peti kemas Depapre,” tandasnya.

Dirinya berharap, para pihak yang hadir dalam pertemuan pertama dapat hadir lagi di pertemuan-pertemuan selanjutnya. Dengan demikian, pengelola yang akan ditunjuk dalam melalukan tugas-tugasnya dapat didukung oleh semua pihak.

Dibaca 91 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.