Jumlah Lulusan Terus Meningkat | Pasific Pos.com

| 8 December, 2019 |

Direktur LPPTKA BKPRMI Merauke, Titik Handayani dan Sekretaris Umum BKPRMI, Akbar  Al Marauky (foto:iis) Direktur LPPTKA BKPRMI Merauke, Titik Handayani dan Sekretaris Umum BKPRMI, Akbar Al Marauky (foto:iis)

Jumlah Lulusan Terus Meningkat

Papua Selatan Penulis  Senin, 06 Mei 2019 20:49 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,- Direktur LPPTKA_BKPRMI Merauke, Titik Handayani mengemukakan bahwa 41 santri yang dilepas tahun ini merupakan angkatan yang ke-14 dan setiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah lulusan. Hanya saja untuk angkatan yang ke-14 mengalami sedikit pengurangan mengingat untuk masuk ke jenjang SD saat ini ada pembatasan sehingga anak yang usianya belum mencukupi untuk masuk SD masih ditahan dulu.

“Jumlah seluruh santri yang kita miliki saat ini hampir 90 orang dan yang bersekolah di TK Al Fatah tidak hanya dari warga sekitar sekolah tetapi ada pula yang berasal dari wilayah lain seperti Spadem, Ampera dan lain sebagainya,”terang Titik kepada wartawan di gedung Yorgen Sai, Sabtu (4/5). Lebih lanjut ia menjelaskan, animo orang tua untuk dapat menyekolahkan anaknya di TK Al Fatah tergolong tinggi oleh sebab itu pihaknya terus berupaya untuk memajukan anak didik secara arif dalam sebuah kebersamaan.

Untuk program parenting juga tetap berjalan dengan baik. Ia mencontohkan acara milad dan pelepasan santri yang sukses berkat peran serta orang tua yang sangat mensuport. Menurutnya, cukup banyak kejutan yang wali santri berikan kepada sekolah tahun ini. Menurutnya apa yang dilakukan oleh orang tua santri sangat luar biasa dan patut mendapat apresiasi. Terlebih lagi sudah ada pertemuan rutin yang semakin memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan orang tua santri. Memasuki tahun ajaran baru nanti ia berharap wali santri dan dewan guru dapat terus bersama memajukan pendidikan karena semua juga tidak terlepas dari komitmen orang tua.

Dibaca 123 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.