33 Warga Indonesia Ditolak Memasuki Wilayah PNG | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

33 Warga Indonesia Ditolak Memasuki Wilayah PNG

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 02 Mei 2019 21:38 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Sebanyak 33 warga Indonesia dilarang memasuki wilayah Papua New Guine (PNG). Pelarangan ini dikarenakan ke 33 warga negara Indonesia tidak dapat menunjukkan dokumen resmi.

Perlu diketahui, daerah perbatasan Skouw merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Negara Papua New Guinea (PNG). Untuk berkunjung ataupun tinggal di Negara tetangga (PNG) diwajibkan menunjukan kelengkapan dokumen berupa Pasport/Visa ataupun Kartu Lintas Batas (KLB) bagi warga Indonesia. Namun sebanyak 33 orang Warga Wamena yang ingin hendak ke PNG tanpa kelengkapan dokumen ditolak oleh pihak Tentara PNG.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa sesuai dengan peraturan Keimigrasian setiap warga yang ingin memasuki Negara lain harus memiliki kelengkapan dokumen resmi.
“Mereka datang dari Wamena ingin memasuki wilayah PNG namun tidak membawa kelengkapan dokumen apapun sehingga ditolak oleh Negara PNG dan diperintahkan untuk kembali,” ujarnya.

Namun rombongan warga Wamena tersebut tetap bertahan di zona netral dan tidak ingin kembali ke daerahnya sebelum diizinkan masuk ke wilayah PNG. “Kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Adm PLBN Skouw Yan Numberi dan Kapospol Skouw Iptu Kasrun untuk memediasi agar mereka mau kembali kedaerahnya,” tambahnya.

“Sempat terjadi ketegangan antara rombongan Warga Wamena dengan pengunjung yang ingin berwisata ke Skouw dengan mengusir dan melempari pengunjung, sehingga banyak dari pengunjung memilih kembali. Untuk menjaga kondisi agar tetap kondusif kami terus mengupayakan agar mereka dapat kembali ke daerah nya,” pungkasnya.

Setelah beberapa jam melakukan perundingan dan dengan difasilitasi kendaraan truk oleh  Yan Numberi, ke-33 warga Wamena tersebut bersedia untuk dibawa kembali ke daerahnya.  “Sudah dibawa kembali tadi didampingi oleh Kepala PLBN dan pihak Pospol Skouw Batas rombongan Warga tersebut dibawa ke Polres Jayapura,” ujarnya.

Dibaca 142 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX