Rapat Pleno Penetapan Hasil Penghitungan Suara Distrik Merauke Digelar | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Para peserta rapat pleno saat mengikuti pembukaan (foto:iis) Para peserta rapat pleno saat mengikuti pembukaan (foto:iis)

Rapat Pleno Penetapan Hasil Penghitungan Suara Distrik Merauke Digelar

Papua Selatan Penulis  Selasa, 23 April 2019 22:38 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Pasca libur Paskah, akhirnya rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara tingkat Distrik Merauke Pemilu 2019 dapat digelar yang telah dibuka oleh Ketua PPD Distrik Merauke, Salim Difinubun di GOR Hiad Sai kemarin. Dalam arahannya Salim mengemukakan bahwa  pleno yang dilaksanakan belum terlambat meskipun baru berlangsung tanggal 23 April mengingat libur Paskah baru saja selesai. Sebab sesuai dengan jadwal yang ada rapat pleno di tingkat distrik dimulai sejak 18 April sampai 5 Mei 2019.

Adapun jumlah TPS yang ada di Dapil 1 dan Dapil 2  Distrik Merauke sangat besar. Oleh sebab itu pleno dibagi dalam dua panel sehingga Dapil 1 dan Dapil 2 tetap dapat berjalan bersamaan. Ia berharap kepada semua pihak khususnya dari pihak parpol sudah memegang salinan C1 sehingga ketika dalam pelaksanaan pleno terdapat kesalahan-kesalahan maka dapat dicek ulang di masing-masing C1.

“Karena C1 akan kita pakai sebagai rujukan. Jadi bagi saksi yang sudah hadir namun tidak membawa salinan C1 maka diminta segera menghubungi secretariat masing-masing untuk mengirim ke tempat pleno,”jelasnya. Ia juga meminta semua peserta agar dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan sehingga hal-hal yang memang dapat diselesaikan bersama tidak sampai menimbulkan kegaduhan. Sebab setiap persoalan yang muncul akan diupayakan untuk dicari solusinya.

Memang beberapa factor bisa menjadi penyebab terjadinya kekeliruan, apakah karena salah pencatatan, factor kelelahan dan lain-lain. Pihaknya juga belum dapat memastikan rapat pleno akan selesai dalam waktu sehari karena semua tergantung pada persoalan yang akan muncul. “Tapi saya yakin dan percaya bahwa semua masalah bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan, artinya kita lihat titik persoalannya dan semua yang hadir adalah orang-orang berintelektual sehingga mampu menanggapi setiap persoalan,”pungkasnya.

Dibaca 241 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.