Dominggus: ”Terima Kasih Bapak TNI, Saya Punya Rumah Baru” | Pasific Pos.com

| 13 November, 2019 |

Dominggus di depan rumah barunya (foto:is) Dominggus di depan rumah barunya (foto:is)

Dominggus: ”Terima Kasih Bapak TNI, Saya Punya Rumah Baru”

Papua Selatan Penulis  Selasa, 23 April 2019 22:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 521/DY di bawah pimpinan Letkol Inf. Andi A. Wibowo S.Sos.M.I.Pol membuat rumah baru untuk kepala suku Marin, Dominggus Ngarumaiwa (50) yang tinggal di bivak dekat dari pos Yakyu. Pos Yakyu ini terletak di garis perbatasan antara RI-PNG yang belum teraliri listrik dan belum mengenal kemajuan teknologi seperti sekarang ini. Oleh sebab itu warga hanya berharap kepada pos Satgas 521.
Sebagian besar mata pencaharian warga Yakyu adalah berburu dan menangkap ikan. Oleh sebab itu Dansatgas dengan tulus ikhlas ingin membantu warga dengan membangun rumah-rumah layak huni. Sampai saat ini sudah 2 rumah yang dibangun oleh Satgas 521 dan akan membuatkan rumah layak huni selanjutnya.

Dominggus sama sekali tidak menyangka akan mendapatkan sebuah rumah yang layak huni dari personil Satgas Yonif Mekanis 521/DY.

Pembangunan rumah untuk kepala suku ini terwujud setelah personil satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 521/DY mendapatkan perintah langsung dari Dansatgas Letkol Inf. Andi A. Wibowo S.Sos.M.I.Pol di Kampung Yakyu, Merauke. Selama proses pembangunan berlangsung, bapak empat orang anak ini selalu ikut membantu anggota TNI yang bekerja.  Tak jarang, kepala suku ini sesekali memeluk prajurit Satgas Pos Yakyu sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasihnya.

Sebelumnya, kepala suku bersama empat orang anaknya, hanya menempati bivak tanpa dinding /penutup sehingga dikategorikan rumah tidak layak huni. Sementara kemiskinan yang melanda, membuat mereka hanya berprofesi sebagai pencari ikan dan berburu di hutan dengan penghasilan yang tak menentu. Sudah pasti, merekapun hanya bisa berangan angan memiliki rumah layak huni dan hanya sebatas mimpi yang sulit untuk mereka wujudkan.
Pembangunan rumah ini dibuat selama 2 minggu oleh personil Satgas dan warga setempat. Untuk mendapatkan bahan bangunan seperti kayu, paku dan seng dilakukan dengan cara mengirim satu-persatu menggunakan perahu ketinting yang ditempuh dari Pos Rawa Biru kurang lebih 2 jam perjalanan.  “Saya bersyukur dan berterima kasih kepada personil Satgas 521 Pos Yakyu yang telah membuatkan rumah layak huni bagi kami,”ujar Dominggus.

Dibaca 241 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX