Kebutuhan dan Ketersediaan Tenaga Pendidik di Waropen Tidak Berimbang | Pasific Pos.com

| 24 July, 2019 |

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Maria Duwiri saat menyerahkan dana GEPEMKesmawar kepada masyarakat penerima manfaat di Kampung Wapoga, Senin (15/4) kemarin. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Maria Duwiri saat menyerahkan dana GEPEMKesmawar kepada masyarakat penerima manfaat di Kampung Wapoga, Senin (15/4) kemarin.

Kebutuhan dan Ketersediaan Tenaga Pendidik di Waropen Tidak Berimbang

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Selasa, 16 April 2019 22:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Dinas Pendidikan Waropen Buka Tenaga Kontrakan Guru”



WAROPEN-Angka kebutuhan tenaga pendidik atau guru di Kabupaten Waropen tidak berbanding lurus dengan ketersediaan tenaga yang ada. Diperkirakan dalam satu sekolah setidaknya kekurangan tenaga pendidik. Meski pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen telah menyiasati lewat penerimaan honorer tenaga pendidik, namun jumlah itu masih belum mampu memenuhi kebutuhan yang ada.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Waropen, Maria Duwiri mengatakan saat ini memang membutuhkan tenaga pendidik khususnya Guru baik ditingkat SD, SMP dan SMA/SMK. Dinas Pendidikan saat ini memang berharap ada formasi tenaga pendidik ASN untuk formasi guru. Selain itu, tenaga kontrakan pun sementara telah dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Waropen saat ini.

“Ketersediaan guru ASN memang kurang, tapi kita siasati dengan mencukupkan tenaga guru honor. Kami berterimakasih kepada pemerintah daerah yang masih tetap memperhatikan honor-honor para honorer tenaga pendidik ini,” ungkap Maria Duwiri.

Diakui memang ada beberapa kasus yang tengah dibenahi saat ini, seperti penumpukan penempatan para guru di Urfas dan Waren. Hal itupun disiasati oleh Dinas Pendidikan dengan mendorong penempatan lewat Surat Keputusan Bupati dan juga administrasinya yang ditangani langsung oleh bidang kepegawaian.

“Sudah ada pemetaan para guru, dan akan kita isi setiap sekolah harus ada guru ASN-nya,” pungkasnya. (il).

Dibaca 182 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.