PLN Jamin Listrik Aman Saat Pemilu | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Ari Dartomo. Ari Dartomo.

PLN Jamin Listrik Aman Saat Pemilu

Info Papua Penulis  Selasa, 16 April 2019 19:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden dan Legislatif,  17 April 2019, PT.PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat memastikan pasokan listrik aman. Penegasan itu disampaikan General Manager PT. PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Ari Dartomo saat dihubungi, Selasa (16/4/2019).

Ari mengaku, phaknya telah mempersiapkan sistem kelistrikan untuk daerah yang dilayani PLN. Persiapan itu meliputi pemeliharaan pembangkit atau jaringan kelistrikan.

"Kami akan menjaga sistem kelistrikan agar tidak terjadi gangguan saat Pemilu. Dari sisi pembangkit juga dipastikan cukup," kata Ari.

Ia pun mengaku telah menyiapkan genset di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan kelistrikan.

"Ini bagian dari pengamanan yang dilakukan oleh PLN. Jadi selain memastikan suplai listrik di Kantor KPU aman, kami juga menyiapkan backupnya dengan genset sehingga diharapkan tidak ada gangguan," tambahnya.

Ari menyatkan, listrik merupakan elemen penting saat pelaksanaan Pemilu karena KPU menggunakan peralatan listrik dan akan menerapkan aplikasi dalam rekapitulasi.

"Karena itu, kami akan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk saat Pemilu berlangsung. Hingga kini kami terus melakukan koordinasi baik bersama KPU atau instansi terkait," ujarnya.

Kendati begitu, lanjutnya, hingga kini kondisi cuaca alam di Papua masih menjadi ancaman terjadinya gangguan jaringan listrik. Seperti yang terajdi di Sentani, Kabupaten Jayapura yang sempat terganggu akibat bencana banjir bandang.

"Tapi untuk sekarang semua sudah kembali normal. Kami akan jaga terus keandalan kelistrikan walaupun cuaca dan kondisi alam masih memungkinan menyebabkan terjadinya gangguan" 

Dibaca 93 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.