Ardiati Ajak Warga Merauke Jadi Peserta JKN-KIS | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Ardiati menunjukkan kartu JKN-KIS (foto:ist) Ardiati menunjukkan kartu JKN-KIS (foto:ist)

Ardiati Ajak Warga Merauke Jadi Peserta JKN-KIS

Papua Selatan Penulis  Rabu, 10 April 2019 23:54 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Ardiati (24) adalah seorang wanita yang berasal dari Kabupaten Mappi dan merupakan salah satu mahasiswa di Universitas Akbid Yaleka Maro yang beralamat di Polder III Yaleka Kabupaten Merauke yang terdaftar bersama keluarganya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS).?Wanita yang dikenal dengan senyumannya yang menawan ini mengaku bersyukur menjadi peserta JKN-KIS, karena iuran yang dibayarkan olehnya dan keluarganya dapat menolong orang lain yang membutuhkan dalam hal pembiayaan pengobatan yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Kamis (04/04). Ardiati dengan senang hati menceritakan tentang kebahagiaannya menjadi bagian dari Program JKN-KIS sambil menunjukan Kartu Indonesia Sehat miliknya kepada tim Jamkesenews. Selain itu Ardiati juga menjelaskan maksud kedatangannya di Kantor BPJS Kesehatan yaitu untuk mengganti Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdekat dengan rumahnya sekaligus mencetak Kartu JKN-KIS yang baru.

?“Menurut saya Program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan ini sangat membantu masyarakat dalam hal memperoleh jaminan kesehatan. Tidak hanya itu, sebenarnya diperlukan juga sosialisasi kepada para mahasiswa dan mengajak seluruh mahasiswa untuk merubah persepsi tentang pentingnya menjadi peserta JKN-KIS karena disaat kita sakit banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk obat-obatan dan perawatan medis. Oleh karena itu, kita membutuhkan jaminan kesehatan yang dapat menjamin diri kita dikala kita mengalami sakit,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiati menghimbau kepada masyarakat dan juga kepada rekan-rekan mahasiswa bahwa hanya dengan rutin membayar iuran JKN-KIS setiap bulannya.?"Kita sudah terjamin dalam hal penjaminan kesehatan dan juga seluruh biaya pengobatan medis. Harus dipahami terlebih dahulu bahwa Program JKN-KIS ini bukan permasalahan untung dan rugi. Tapi bagaimana yang sehat dapat membantu yang sakit, yang mampu membantu yang kurang mampu dengan prinsip gotong-royong tanpa mencari nirlaba dan hanya dengan membayar iuran per bulan biaya pengobatan kita sudah terjamin oleh Program JKN-KIS,” tutupnya.

Dibaca 151 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.