Jelang Pilpres dan Pileg, Kepala Daerah Dilarang Tinggalkan Tempat Tugas | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Jelang Pilpres dan Pileg, Kepala Daerah Dilarang Tinggalkan Tempat Tugas

Info Papua Penulis  Jumat, 05 April 2019 15:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Gubernur Papua, Lukas Enembe melarang kepala daerah se-Papua meninggalkan tempat tugas saat pencoblosan Pilpres dan Pileg tanggal 17 April 2019 mendatang.

Penegasan itu disampaikan Gubernur dalam arahannya pada apel gelar pasukan kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg di halaman kantor gubernur, Jumat (5/4/2019).

 “Para bupati tidak diperkenankan keluar pada tanggal 17 april 2019, saya akan monitor terus,” tegasnya.

Untuk menciptakan suksesnya pelaksanaan Pilpres dan Pileg, Lukas Enembe mengharapkan kepada para bupati/walikota agar menciptakan kondisi yang aman, terkendali bersama seluruh jajaran TNI-Polri, Forkompimda, tokoh Agama, tokoh masyarakat, akademisi, politisi, pemuda dan seluruh lapisan masyarakat di Papua.

 “Dalam melaksanakan Pipres dan Pileg, kita berharap dapat terlaksanan dengan Jurdil di tanah Papua,” Harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur memberikan apresiasi kepada TNI-Polri atas kerjasama bersama dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kesepahaman dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pelayanan kemasyarakatan di Papua.

 “Hal ini telah terbukti memberikan situasi yang aman dan kondusif dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat menyalurkan aspirasi sesuai hati nurani untuk memilih pemimpin  yang membawa kesejahteraan seluruh rakayat Indonesia dari Sabang – Merauke, bagi seluruh Caleg diharapkan agar dapat bersaing dengan sehat untuk memperoleh simpati rakyat dengan harapan tidak saling mengganggu konstituen masing-masing Dapil.

 “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua agar dalam pelaksanaan Pileg dan Pilpres jangan lupa datang ke TPS untuk menjoblos sesuai hati nurani masing-masing,” Ucapnya.

Dibaca 104 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.