Tim Evakuasi Temukan Helm Kawi Yanto Waroy di Lokasi Longsor | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Team evakuasi saat berupa melakukan upaya evakuasi terhadap dua korban yang tertimbun Team evakuasi saat berupa melakukan upaya evakuasi terhadap dua korban yang tertimbun

Tim Evakuasi Temukan Helm Kawi Yanto Waroy di Lokasi Longsor

Lintas Daerah Penulis  Jumat, 05 April 2019 15:00 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, 3 hari pasca terjadi musibah longsor batuan di area Ore Bin 6 Conveyor 66 Feeder 6 MLA Mile 74 Distrik Tembagapura, Team evakuasi yang terdiri dari Pihak Kepolisian dari Polsek Tembagapura, Security Risk Management (SRM) PT FI dan Emergency Responsce Group (ERG) PT FI masih terus melakukan upaya pencarian terhadap dua karyawan yang tertimbun longsor.

Dua karyawan yang tertimbun longsor batuan tersebut diantaranya, Kawi Yanto Waroy Karyawan PT. Bamanat Under Oreflow UG operator, ID 80015293, dan Taufik Adnin Rasyad Karyawan PT.FI ore flow UG operations, ID 816196.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto, melalui pesan WhatsApp-nya mengatakan, proses pencarian korban masih terus dilakukan, kemarin team evakuasi berhasil menemukan helm kerja korban atas nama Kawi Yanto Waroy di lokasi longsoran pada sore.

"Iya, masih dilakukan pencarian ditemukan helm milik salah satu korban," kata Hermanto, Jumat (5/4).

Ia menjelaskan, proses pencarian korban menggunakan alat berat Loader (tele remot) yang dikendalikan dengan cara digendong oleh karyawan UG dan mendeteksi adanya logam (cip) yang yang tersimpan di savok yang dipakai korban.

Untuk memastikan posisi korban, team evakuasi menghimbau agar para karyawan meninggalkan TKP agar team bisa mengecek keberadaan korban menggunakan Mine Sistem Tracking (MST) serta memadam aliran listrik sehingga proses deteksi berjalan dengan baik.

Hingga saat ini korban belum ditemukan, sehingga proses pencarian dilanjutkan hari ini.

Sebelumnya beritakan bahwa, kejadian bermula saat tim maintenance sedang dilakukan pembersihan terhadap feeder 6 yang mengalami kerusakan diduga adanya batu yang menghambat beroperasinya feeder.

Usai membersihkan feeder selanjutnya salah seorang karyawan melakukan tes pengoperasian feeder namun masih mengalami kerusakan sehingga kembali dilakukan pembersihan sementara feeder dan Ore Bin oleh karyawan mekanik.

Usai membersihkan, selanjutnya salah seorang karyawan bergegas ke Head 66 untuk menyalakan Bim Blast, namun belum sampai di Head 66 terjadi longsor batuan dari dalam Ore Bin 6, mendengar ada longsor material di lokasi pembersihan membuat Mesky lari menuju head 66 untuk meminta bantuan kepada mekanik dan electical dengan cara berteriak.(Ricky).

Dibaca 224 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX