Kebocoran Kapal, 8 Awak KM Bintang Sembilan Diselamatkan Tim SAR | Pasific Pos.com

| 18 September, 2019 |

para korban saat dievakuasi ke kantor Pencarian dan pertolongan pos Asmat para korban saat dievakuasi ke kantor Pencarian dan pertolongan pos Asmat

Kebocoran Kapal, 8 Awak KM Bintang Sembilan Diselamatkan Tim SAR

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 03 April 2019 20:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kantor Pencarian dan Pertolongan Nasional Timika berhasil mengevakuasi 8 awak KLM Bintang Sembilan di Muara Basim Kabupaten Asmat, Selasa (2/4) sekitar pukul 21.40 Wit, setelah kapal naas tersebut mengalami kebocoran karena menabrak bongkahan kayu.

Berdasarkan siaran pers dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan melalui Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Muhamad, kejadian bermula saat Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat menerima laporan seorang anggota Polres bernama Irfan bahwa ada sebuah kapal yang mengalami kebocoran Kapal setelah menabrak bongkahan kayu di muara Basim.

"Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat menerima laporan dari bapak Irfa (anggota Polres Asmat) bahwa ada kapal bernama KLM Bintang Sembilan mengalami kebocoran di muara Basim," kata Muhamad pada pesan singkat WhatsApp, Rabu (3/4).

Didalam kapal tersebut terdapat 8 awak yang ditemukan dalam kondisi hidup bernama Mashudin, Udin, Opian, Seneri, Wanto, Usman, Puiang, Selikur, Awal.

Mendapat informasi tersebut, tim Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat melakukan persiapan dan merespon kejadian tersebut menggunakan satu unit RIB 400 PK dan melakukan pertolongan.

"Digerakan satu tim sar gabungan menggunkan satu Unit RIB 400 PK menuju lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan," terangnya.

Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dari kapal naas tersebut dalam kondisi selamat dan dievakuasi ke Asmat dan diserahkan kepada pihak hak Keluarga, sedangkan kapal dalam kondisi 90% tenggelam di muara Basim.

Setelah mengevakuasi kedelapan korban, dengan demikian, Operasi Pencarian dan Pertolongan dinyatakan ditutup.

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban dalam kondisi selamat dan kondisi kapal 90% telah tenggelam," katanya. (Ricky).

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.