DPR Papua Kembali Kunjungi Para Korban Banjir Sentani | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Anggota DPR Papua saat menyerahkan bantuan bama kepada korban bencana. Anggota DPR Papua saat menyerahkan bantuan bama kepada korban bencana.

DPR Papua Kembali Kunjungi Para Korban Banjir Sentani

Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Setelah sekian kalinya melakukan kunjungan dan melihat langsung kondisi para korban banjir bandang Sentani Kabupaten Jayapura, kini Anggota DPR Papua bersama Sekretaris Dewan (Sekwan) DPR Papua, DR.Juliana J.Waromi, S. M.Si  kembali mengunjungi posko pengungsian para korban banjir bandang Sentani, sekaligus memberikan bantuan Bama dibeberapa titik Posko. Antara lain Posko Samping Kantor Bupati (Kali Kemiri),Posko di Pos 7 Kampung Sere dan Posko di Kampung Toladan.

Bantuan yang diberikan itu, masing-masing berupa Mie Istan, Beras, air mineral dan BBM (Minyak Tanah).

Selain itu, Sekwan DPR Papua  juga memberikan bantuan untuk Posko di samping Kemiri kantor Bupati berupa bama dan Seng sebanyak 1000 lembar. Posko Pos 7 uang sebesar Rp 20 juta serta bama. Sedangkan di Posko Kampung Toladan bantuan berupa uang 20 juta dan bama  Kamis (28/3/19).

Anggota yang ikut dalam kunjungan itu masing-masing Ketua Komisi II DPR Papua, Herlin Beatrix Monim, Sekretaris Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyau dan Anggota Komisi IV, Boy Markus Dawir serta Staf DPRP, Rosa Bonay.

Berdasarkan data yang dihimpun dari ketiga Posko yang dikunjungi Posko dekat Kantor Bupati (Kali Kemiri) jumlah yang ditampung 256 KK, untuk di Posko
Pos 7 ada 499 KK  sedangakan di Kampung Toladan 350.

Dalam kunjungan itu rata-rata yang menjadi permintaan dari para pengungsi yaitu rumah layak huni, dan air bersih.

Sementara itu Koordinator dalam kunjungan kasih itu, Herlin Beatrix Monim ketika ditemui sejumlah wartawan mengatakan, hari ini kami dari DPR Papua bersama Sekwan melakukan kunjungan di tiga titik untuk memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga yang terkena dampak banjir bandang.

"Sejak hari pertama terjadinya bencana ini kami dari DPRP sudah turun secara langsung untuk melihat kondisi warga masyarakat, dan juga memberikan bantuan di Posko Induk," ujar Beatrix Monim.

Legislator asal Sentani itu mengatakan, jika pihaknya terus memberikan bantuan sebisa mungkin dan semampunya.

"Kami baik dari pribadi maupun dukungan dari lembaga, karena duka mereka adalah duka kita bersama. Jadi kami berempat berada disini karena kami merasa terpanggil untuk membantu para saudara-saudara kami yang sedang tertimpa bencana," ungkapnya.

Meskipun lanjut Monim, bantuan ini nilainya sangat kecil, tetapi kami berharap lewat bantuan ini bisa meringankan beban dari para korban.

Sekretaris Komisi I DPR Papua, Mathea Mamoyau mengucapkan terimakasih kepada Sekwan DPR Papua yang sudah mau membantu memfasilitasi kegiatan hari ini.

"Kami mendukung niat baik dari Ibu Sekwan yang sudah memfasilitasi kami untuk melakukan kegiatan kemanusiaan ini. Kami dari komisi I, komisi II dan komisi IV yang tergabungan hari ini turun  melihat secara langsung kondisi para korban yang ada saat ini, sebab cukup memprihatinkan," ujar Mathea.

Sementara itu Anggota Komis IV DPR Papua Boy Markus Dawir menegaskan kepada Pemda Kabupaten Jayapura segerah mendata posko-posko resmi sehingga para donatur yang ingin menyalurkan bantuan dapat tepat sasaran.

"Karena kami bersama Sekwan DPRP turun lapangan untuk memberikan bantuan secara lansung di posko-posko yang telah disediakan. Dan kami juga mendapat keluhan dari masyarakat bahwa untuk pengambilan bantuan di posko induk sangat dipersulit, lantaran terlalu banyak embel-embelnya," ketus Politisi Partai Demokrat itu.

Bahkan, kata BMD sapaan akrabnya, para korban juga harus membawa KK dan KTP jika ingin mengambil makanan atau pun kebutuhan lainnya.

"Para korban bencana ini sangat butuh bantuan, tapi kalau surat-surat seperti KTP dan KK sudah pada hanyut dibawa banjir, lalu mereka harus bagaimana? Sementara ketika mereka hendak mengambil makan atau bama juga lainnya pasti dipersulit karena tidak memiliki KTP dan KK, yang ada mereka pada kelaparan nantinya," kata Boy.

Untuk itu, tandas Boy, pihaknya meminta agar pembagian bantuan itu harus secara baik dan merata.

"Kalau tidak ada KTP dan KK mungkin ada solusi lain sehingga bantuan-bantuan yang ada itu dapat tersalurkan dengan baik ke masyarakat yang memang benar-benar terkena dampak banjir bandang pada akhir pekan kemarin," pungkasnya.

Sekwan DPR Papua, Juliana J Waromi mengatakan, jika ia bersama anggota DPR akan terus berupaya membantu para korban banjir bandang di Sentani

"Meskipun bantuan itu nilainya tidak seberapa, tapi setidaknya dapat membantu dan meringankan beban para korban bencana," imbuhnya. (TIARA)

Dibaca 90 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.