Dianggap Hanya Mencari Makan, Victor Yeimo Ditolak Oleh OPM | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Dianggap Hanya Mencari Makan, Victor Yeimo Ditolak Oleh OPM

Headline Penulis  Rabu, 27 Maret 2019 11:59 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(3 voting)

Jayapura - Sebuah Pernyataan sikap yang tegas dan berisi pernyataan penolakan dari tokoh Organisasi Papua Merdeka yang sedang melaksanakan perjuangan dari dalam belantara hutan kepada Victor yeimo mantan ketua Komite nasional Papua Barat (KNPB) beberapa waktu lalu muncul.

Dalam video berdurasi 3 menit tersebut nampak salah satu tokoh OPM menyampaikan jika apa yang dilakukan oleh Victor Yeimo menghambat perjuangan bangsa Papua untuk merdeka karena apa yang dilakukannya hanya sekedar untuk mencari makan dan kepentingan pribadinya.

Dalam video tersebut keberadaan Victor Yeimo di luar negeri untuk menyuarakan Kemerdekaan papua dipertanyakan, karena diketahui OPM sendiri sudah memberikan mandat resmi kepada ketua United Liberation Movement Of West Papua (ULMWP) Benny Wenda untuk melakukan lobi di dunia internasional.

Apa yang dilakukan Victor Yeimo tersebut dianggap hanyalah sebuah manuver untuk menghambat kemerdekaan bangsa papua karena didasari oleh uang dan kepentingan pribadi.

Dalam video tersebut juga disampaikan jika KNPB sendiri dibentuk hanya sebagai media untuk menyuarakan kemerdekaan Papua bukan untuk melakukan lobi lobi politik, hal itu semakin mengindikasikan ketidakjelasan KNPB dalam Perjuangan kemerdekaan Bangsa papua.

Diakhir Video Para pejuang papua merdeka yang sedang melakukan persembunyian di hutan tersebut mengultimatum agar Victor Yeimo segera menghentikan Manuvernya jika tidak Mereka (Red:OPM) sendiri yang akan menghentikannya.

"Kamu tidak hormat tetua yang ada di hutan sini. tidak pernah datang mau bicara, atas nama organisasi papua merdeka saya ultimatum Victor Yeimo untuk hentikan kegiatan, jika tidak kami sendiri yang akan tembak kamu di sini, kamu pasti balik ke papua to". ujar tetua dalam video tersebut.

Tonton Video

Dibaca 357 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.