Pemkab Manokwari Siapkan Tim Relawan ke Sentani | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Pemkab Manokwari Siapkan Tim Relawan ke Sentani

Papua Barat Penulis  Sabtu, 23 Maret 2019 13:52 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Pemkab Manokwari sudah menyiapkan tim relawan yang akan dikirim untuk membantu korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Namun, pengiriman itu masih menunggu koordinasi dengan BPBD Provinsi Papua Barat.

Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan mengatakan, tim relawan sementara dikumpulkan BPBD Manokwari dan akan diberangkatkan bila semuanya sudah siap.

“Jadi semua kan lewat BPBD,” katanya kepada wartawan di halaman kantor Bupati Manokwari, Jumat (22/3).

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Manokwari, Johannes Jaftoran yang dihubungi Tabura Pos melalui telepon, Jumat (22/3), mengatakan, pengiriman tim relawan dari Kabupaten Manokwari masih menunggu koordinasi dengan BPBD Provinsi Papua Barat.

“Kita siap, tadi malam Kepala Bidang Kesiapsiagaan sudha duduk bahas bersama itu dengan relawan dan kita siap. Tinggal tunggu dari provinsi turun karena nanti SK provinsi yang munculkan, bentuk panitia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan pada BPBD Kabupaten Manokwari, Ronny Tamaela mengatakan, relawan dari Kabupaten Manokwari sudah standby. Relawan itu terdiri dari doker, dari TNI, dan BPBD.

“Namun kami masih menunggu realisasi dari pemerintah daerah untuk mendukung transportasi ke Jayapura,” ujarnya kepada Tabura Pos melalui sambungan telepon.

Menurutnya, pengiriman tim relawan dari Kabupaten Manokwari tidak dikirim pada minggu pertama masa tanggap darurat di Sentani. Sebab, relawan akan kelelahan.

“Makanya kami tunggu ketika teman-temman di sana sudah mulai agak kelelahan baru kami kirim dari sini supaya mereka cukup support untuk mendukung di sana. Jadi kami kayak gantian begitu,” sebutnya.

Saat ini, katanya, pihaknya masih berkoordinasi dengan BPBD Papua Barat untuk meminta dukungan pemerintah dan relawan yang dikirim ke Sentani adalah relawan berspesifikasi, tidak asal-asalan relawan.

“Tidak bisa mengirim relawan yang biasa saja,” ujarnya.

Relawan yang akan dikirim terdiri dari beberapa profesi seperti dokter, anggota TNI, dan dari BPBD. Jumlah relawan yang akan dikirim itu sebanyak 10 orang.

“Hanya kami masih menunggu keputusan. Kami juga selalu koordinasi dengan posko tanggap darurat di sana. Jadi kalau mereka masih kuat kami standby, begitu potensi di lapangan teman-teman sudah mulai agak kendur kami kirim kami punya tim pendukung,” katanya.

Jika dikirim sekarang, lanjutnya, tim relawan akan sama-sama kelelahan, sementara berakhirnya masa tanggap darurat belum diketahui.

“Kalau tidak nanti sama-sama lelah, sementara kita tidak tahu masa tanggap darurat sampai tanggal 29 Maret atau masih diperpanjang kita belum tahu. Jadi hitung-hitungannya seperti itu,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Muhammad Manshur menyatakan, pihaknya juga siap mengirim 10 orang anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana). Namun, pihaknya masih akan mengoordinasikan hal itu dengan pemerintah daerah untuk mendukung pegirimannya. [BNB-R4]

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX