Pemkot Jayapura Ingatkan Pelaku Usaha Tidak Menaikkan Harga Bapok | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert Awi Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert Awi

Pemkot Jayapura Ingatkan Pelaku Usaha Tidak Menaikkan Harga Bapok

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 21 Maret 2019 16:40 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) mengingatkan pelaku usaha atau  distributor  dan toko untuk tidak memanfaatkan musibah banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura dan longsor yang terjadi di Kota Jayapura dengan menaikkan harga bahan pokok (bapok).

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert Awi menyampaikan apabila ada pelaku usaha kedapatan menaikkan harga bapok, pihaknya akan meninjau dan tidak diperbolehkan lagi berdagang di wilayah Kota Jayapura.

'Terutama mi instant dan air minum dalam kemasan (AMDK), komoditi ini yang banyak dibeli oleh masyarakat yang ingin memberi bantuan kepada korban bencana, "kata Robert, Kamis (21/3/2019).

Adapun harga yang ditetapkan oleh Disperindag untuk komoditi mi instant Harga per karton maksimal Rp90.000, pop mie Rp110.000 per karton, AMDK ukuran 240 mililiter Rp42.000 per karton, ukuran 330 mililiter Rp50.000, ukuran 600 mililiter Rp60.000 per karton, dan ukuran 1.500 mililiter Rp64.000

"Ini harga maksimal ya, seluruh pelaku usaha atau distributor di Kota Jayapura tidak mematok harga melebihi batas maksimal, "imbuhnya. (Zulkifli)

Dibaca 140 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Berita Terkini