Longsor di Ampera, Tujuh Orang Tewas | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Proses evakuasi korban tanah longsor di Kompleks Ampera Dalam Distrik Jayapura Utara Proses evakuasi korban tanah longsor di Kompleks Ampera Dalam Distrik Jayapura Utara

Longsor di Ampera, Tujuh Orang Tewas

Kota Jayapura Penulis  Minggu, 17 Maret 2019 18:58 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Selain bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menewaskan 50 warga di Sentani Kabupaten Jayapura, terdapat 7 orang warga di Kota Jayapura pun tewas dalam musibah serupa, Minggu (17/3) dini hari.

Tanah longsor yang menewaskan tujuh orang warga itu, terjadi di Kompleks Ampera dalam, Distrik Jayapura Utara pada pukul 00.15.WIT.

Data yang dihimpun dari Humas Polres Jayapura Kota, tiga dari tujuh korban meninggal dunia merupakan anak-anak yakni Muhammad (7), Bilkis (4) dan Zakir (9), sementara sisanya Herawati (34), Salma, Chandra (20) dan Intan (20) merupakan orang dewasa.

Selain tujuh orang meninggal dunia, dikabarkan ada lima orang warga lainnya mengalami luka berat dan mendapatkan perawatan intensif di RS.Marthin Indey hingga saat ini, antara lain Salma (58), Fira Yuniar (18), Buhera (62) Nur Fadia (28) dan Ardi (28)

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas menuturkan tujuh dari enam jenazah korban meninggal dunia telah disemayamkan dan akan dikebumikan oleh pihak keluarganya masing-masing di pemakaman umum di Bumper Waena.

"Setelah evakuasi ke rumah sakit pagi tadi, kini Keenan jenazah telah di Sholatkan dan akan disemayamkan," ungkapnya ketika di wawancara, Minggu (17/3) siang.

Kata Gustav, sebelum terjadinya longsor yang memakan korban jiwa, menurut keterangan saksi sempat terdengar gerumu kuat ketik hujan deras mengguyur kota Jayapura Sejak Sabtu (16/3) malam.

"Tempat tinggal para korban tepat di bawah tebing sehingga saat terjadi longsor para korban tidak dapat menyelamatkan diri. Terdapat tiga orang korban yang merupakan satu keluarga," tuturnya.

Ia menjelaskan dalam proses evakuasi  sempat terkendala mengingat para korban tertimbun tanah dan bangunan namun semuanya berjalan lancar.

"Proses evakuasi kami libatkan personil gabungan bahkan kami turunkan tiga alat berat," ucap Gustav.

Pria asal Biak ini pun mengungkapkan bela sungkawa atas musibah yang terjadi di kota Jayapura bahkan Kabupaten Jayapura yang telah menelan korban.

"Saya secara pribadi dan mewakili seluruh personil Polres Jayapura Kota mengucapkan turut berdukacita semoga keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan," ungkapnya.

Dibaca 156 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.