Pengiriman 600 Pasukan Untuk Membuka Keterisolasian | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Pangkostrad saat memberikan arahan kepada prajuritnya Pangkostrad saat memberikan arahan kepada prajuritnya

Pengiriman 600 Pasukan Untuk Membuka Keterisolasian

Lintas Daerah Penulis  Jumat, 15 Maret 2019 21:12 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Besar Harto Karyawan mengatakan, terkait pengiriman 600 prajurit Kostrad ke wilayah Kabupaten Nduga untuk membuka akses jalan akibat adanya gangguan keamanan yang dilakukan oleh kelompok yan tidak bertanggung jawab terhadap pembangunan jalan yang dilakukan oleh kontraktor.

"Jadi pengiriman pasukan itu karena situasional. Saudara-saudara kita yang kita datangkan adalah untuk memberi kelancaran terhadap gangguan dan orang-orang atau kelompok yang tidak bertanggung jawab," kata Pangkostrad usai memberikan arahan kepada prajuritnya di Mako Yonif 754/ENK/20/3/Kostrad, Kamis (14/3).

Menurutnya, pengiriman 600 pasukan tersebut untuk melanjutkan pembangunan jalan trans papua setelah adanya gangguan keamanan kepada para pekerja konstruksi jembatan, sehingga bisa membuka akses kemajuan di wilayah yang terisolir agar tingkat perekonomian bisa bertumbuh.

"Pembangunan itu untuk membuka akses kemajuan di daerah ini sehingga terjadilah interaksi dari daerah terpencil sehingga perekonomian bisa jalan inilah arti kemerdekaan," terangnya.

Sebab. Kata dia, pemerataan pembangunan harus sejajar di Indonesia baik Indonesia barat dan juga timur. Yang mana masih banyak masyarakat Papua yang masih hidup dalam keterisolir akibat keterbatasan sarana dan prasarana transportasi.

Oleh seba itu dirinya meminta dukungan seluruh masyarakat agar mendukung penuh program pemerintah untuk kemajuan Papua dimasa yang akan datang.

"Kemerdekaan itu harus merata di seluruh Indonesia karena masih banyak saudara-saudara kita yang hidup terpencil yang jauh dari budaya jadi kita buka akses karena satu-satunya adalah jalan jadi marilah kita mendukung program pemerintah ini dan membutuhkan kesabaran dari kita semua karena akan membuka masa depan Papua di kemudian hari," ungkapnya.

Sementara itu ditanya terkait penambahan pasukan. Kata Pangkostrad, sejauh ini jumlah personel yang didatangkan dinilai cukup untuk melaksanakan tugas tersebut, serta melakukan pendampingan kepada masyarakat akan arti sebuah pembangunan

"Untuk sementara waktu belum ada penambahan karena kekuatan yang ada yang dinilai cukup sekaligus kita memberikan bimbingan kepada masyarakat," katanya. (Ricky).

Dibaca 112 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX