Dianggap Sebagai Ujung Tombak, Bawaslu Ajak Masyarakat Lakukan Pengawasan | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Nampak para peserta kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, (Para-para Bawaslu) sedang mendengarkan sosialisasi dari Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, yang dilaksanakan di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (14/3/2019) pagi. Nampak para peserta kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, (Para-para Bawaslu) sedang mendengarkan sosialisasi dari Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar, yang dilaksanakan di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (14/3/2019) pagi.

Dianggap Sebagai Ujung Tombak, Bawaslu Ajak Masyarakat Lakukan Pengawasan

Kabupaten Jayapura Penulis  Jumat, 15 Maret 2019 06:22 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI– Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward Siregar mengajak masyarakat Kabupaten Jayapura untuk ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Pemilu tahun 2019 ini.

adalah ujung tombak dari pengawasan seluruh tahapan Pemilu yang saat ini tengah berlangsung.

“Kita (Bawaslu) tidak bisa bekerja sendiri dalam melakukan pegawasan, sehingga kami perlu mengikutsertakan dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu tahun ini” kata Fritz kepada wartawan usai Sosialisasi Pengawasan Partisipatif, (Para-para Bawaslu) yang dilaksanakan di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (14/3/19) siang.

Menurutnya, para-para Bawaslu yang diinisiasi oleh Bawaslu Provinsi Papua adalah salah satu cara yang yang tepat untuk memberikan awareness (kesadaran) kepada masyarakat mengenai hal apa saja yang harus disiapkan masyarakat dalam rangka menyambut hari pemungutan suara.

“Hari ini mungkin konsep pengawasan partisipatifnya berbeda, kita kumpul di para-para dan mengajak semua tokoh masyarakat dan duduk dalam suasana yang lebih santai.  Dan ini adalah salah satu metode yang sangat baik yang dilakukan oleh bawaslu Papua untuk dapat mengajak masyarakat tidak hanya sekedar berdiskusi dalam ruangan saja tetapi juga dapat berdiskusi di ruangan bebas seperti ini” tandas Fritz..

Dirinya juga menekankan dua hal dalam pelaksanaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif (Para-para Bawaslu).

“Yang pertama adalah untuk memastikan apakah masyarakat tahu bahwa mereka harus memilih, apakah sudah masuk dalam DPT dan dimana dapat memilih. Yang kedua adalah mengajak masyarakat untuk tidak apatis terhadap proses pengawasan. Dua hal itu yang menjadi tujuan bawaslu melakukan kegiatan ini” pungkasnya.

Dibaca 172 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.