Curas di Bukit Stadion Papua Bangkit, Polisi Lakukan Olah TKP | Pasific Pos.com

| 17 September, 2019 |

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon didampingi Kapolsek Sentani, Kompol. Hakim Sode, SH.MH saat memberikan keterangan kepada awak media. Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon didampingi Kapolsek Sentani, Kompol. Hakim Sode, SH.MH saat memberikan keterangan kepada awak media.

Curas di Bukit Stadion Papua Bangkit, Polisi Lakukan Olah TKP

Kriminal Penulis  Kamis, 07 Maret 2019 20:12 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Kepolisian Resort (Polres) Jayapura saat ini sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di bukit yang berhadapan dengan Stadion Papua Bangkit, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. Olah TKP tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti laporan salah satu warga korban kasus pencurian dengan kekerasan di sekitar bukit itu pada Rabu (6/3/19) malam.

Sebelumnya, bukit tersebut menjadi viral di media sosial lantaran dijadikan sebagai tempat selfi dengan latar belakang stadion yang bakal menjadi salah satu stadion terbesar di Indonesia ini. Dalam sehari, bisa ratusan orang rela mendaki bukit hanya untuk berselfie dan welfie di bukit tersebut.

Namun ramainya pengunjung yang datang ke bukit tersebut dijadikan ladang bagi oknum warga untuk melakukan tindak kejahatan seperti pencurian dengan kekerasan (curas).

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon saat ditemui wartawan di salah satu kafe di Kota Sentani saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa kejadian itu memang benar adanya dan sudah ada laporan polisinya juga.

"Jadi saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi baik korban dan saksi lainnya. Kita juga tengah melakukan olah TKP di lokasi tersebut,"ujar mantan Kapolres Mimika itu.

Kapolres menjelaskan, bukit itu sebenarnya bukan tempat wisata tapi karena pemandangannya indah, banyak yang berkunjug kesitu.

"Dan memang mengharuskan adanya kehadiran polisi disitu. Karena itu kami minta bantuan dari masyarakat dan tokoh pemuda setempat untuk membantu kami mengungkap ini, karena dengan adanya aksi kriminal seperti ini maka yang dirugikan itu masyarakat setempat juga" imbuhnya.

Kapolres meyakini pelakunya orang sekitar situ juga maka itu dirinya meminta dukungan dari masyarakat setempat untuk membantu polisi memberikan informasi siapa pelakunya.

"Artinya, jangan ditutup-tutupi atau didiamkan nanti akan terulang lagi" pungkas Kapolres.

Dibaca 225 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.