Pemprov Papua Berharap Festival Kopi Papua Jadi Agenda Rutin | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, John Nahumury. kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, John Nahumury.

Pemprov Papua Berharap Festival Kopi Papua Jadi Agenda Rutin

Ekonomi & Bisnis Penulis  Selasa, 05 Maret 2019 20:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua  berkomitmen mendukung festival Kopi Papua menjadi sebuah kegiatan rutin tahunan di Papua.

Hal tersebut diungkapkan kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, John Nahumury, di Jayapura, Selasa, (5/3/2019

Nahumury mengatakan, pelaksanaan festival Kopi Papua tahun 2018 dianggap berhasil memperkenalkan produk kopi dari Papua ke dunia luar.

“saya akan segera berkordinasi dengan kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Papua sebagai inisiator penyelenggara Festival Kopi Papua agar kegiatan tersebut skalanya dapat diperbesar. Kita mendukung pelaksanaan Festival Kopi Papua 2019 dan kami akan berkordinasi dengan BI agar kegiatan ini bisa betul-betul membawa dampak pada peningkatan pendapatan petani dan semua pelaku usaha kopi yang ada di Papua," ujarnya.

Nahumury mengakui bila pada pelaksanaan di 2018, kopi asal Tiom, Kabupaten Lanny Jaya menjadi produk yang paling dikenal karena hasil lelangnya memecahkan rekor kopi termahal.

Karenanya pada 2019, Pemerintah Provinsi Papua akan berusaha menyiapkan produki kopi dari kabupaten lainnya karena secara kualitas bisa dianggap cukup baik dan diyakini dapat diterima oleh pasar.

"Nanti kita atur baik untuk kopi-kopi dari daerah untuk bisa dilelangkan, terutama terkait dengan persyaratannya. Juga terkait dengan jumlah produksinya yang harus kita sepakati bersama, termasuk hal lain yang mempengaruhi harga," kata dia.

"Kopi-kopi yang bisa disejajarkan dengan kopi Tiom diantaranya kopi dari Pegunungan Bintang, juga ada dari kawasan adat Lapago dan Mepago, semua akan kita dorong untuk memamerkan produknya," sambungnya.

Yang tidak kalah penting dari kegiatan tersebut adalah waktu pelaksanaannya yang sedang diupayakan untuk bisa digandengkan dengan festival pariwisata dan budaya yang ada di Papua dan sudah menjadi agenda rutin tahunan.

"Kita harapkan festival ini bisa bersinergi dengan festival pariwisata dan budaya yang ada di Papua, yang terpenting Festival Kopi Papua harus dijadikan agenda tahunan," pungkas Nahumury.

Dibaca 214 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.