Penjelasan Pelni Terkait Pemberlakuan Satu Tiket Satu Tempat Tidur | Pasific Pos.com

| 27 June, 2019 |

Kapal Pelni sandar di Pelabuhan Jayapura. Kapal Pelni sandar di Pelabuhan Jayapura.

Penjelasan Pelni Terkait Pemberlakuan Satu Tiket Satu Tempat Tidur

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 28 Februari 2019 16:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Kepala Pelni Cabang Jayapura, Rudi Pentury mengatakan para penumpang kapal Pelni kini tak perlu lagi berebut tempat tidur di atas kapal lantaran manajemen Pelni telah memberlakukan kebijakan one man one seat atau satu tiket satu tempat tidur.

Menurut Rudi, kebijakan ini diterapkan untuk kenyamanan para penumpang yang sering berebut seat atau tempat tidur dengan penumpang lainnya yang biasanya memesan pada calo.

“Jadi sekarang tidak perlu lagi berebut seat atau tempat tidur, atau siapa cepat dia dapat karena penumpang menempati seat atau tempat tidur sesuai nomor seat yang ada di tiket masing-masing seperti kalau kita menggunakan pesawat, “jelas Rudi, Kamis (28/2/2019).

Pihaknya juga telah menyampaikan kepada agen travel yang menjual tiket kapal Pelni agar mengimbau kepada masyarakat untuk membeli tiket lebih awal ketika telah merencanakan perjalanan lantaran calon penumpang yang terlambat membeli tiket dengan kata lain membeli tiket ketika hari H keberangkatan, maka tidak mendapatkan nomor seat atau nomor tempat tidur.

Pemberlakuan one man one seat ini berlaku untuk 5 kapal Pelni yang melayani masyarakat dari Jayapura untuk semua rute baik rute dekat maupun rute jauh.

“Tidak usah berebut tempat tidur apalagi menggunakan jasa pihak yang mencari keuntungan, karena di tiket sudah tertera. Apabila ada penumpang yang menempati tempat tidur tidak sesuai tiketnya, maka silahkan lapor ke sekuriti kapal atau ke anak buah kapal (ABK) kapal, “ucapnya.

Selain pemberlakuan one man one seat, manajemen Pelni memberlakukan aturan bagasi gratis sampai 50 Kilogram per penumpang dari yang sebelumnya hanya 20 Kilogram .

Apabila barang bawaan di atas 50 kilogram, maka kelebihannya itu yang dibayar dan tidak diijinkan menempatkan barang bawaan di atas tempat tidur atau menghalangi lalu lintas di atas kapal. (Zulkifli)

Dibaca 310 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.