Bupati Keerom Buka TMMd ke-104 Di Kampung Yuwainda | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Bupati Kabupaten Kerom, Muh Markum bersama Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J Binsar P Sianipar, Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, pimpinan Muspida dan tokoh adat saat menyerahkan bantuan mesin penggiling padi kepada perwakilan petani usai pembukaan TMMD di Distrik Waris,Kabupaten Kerom (26/2/29) siang. Bupati Kabupaten Kerom, Muh Markum bersama Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J Binsar P Sianipar, Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, pimpinan Muspida dan tokoh adat saat menyerahkan bantuan mesin penggiling padi kepada perwakilan petani usai pembukaan TMMD di Distrik Waris,Kabupaten Kerom (26/2/29) siang.

Bupati Keerom Buka TMMd ke-104 Di Kampung Yuwainda

Lintas Daerah Penulis  Selasa, 26 Februari 2019 21:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah bentuk kemanunggalan TNI dan Pemerintah Daerah ((Pemda) dalam membangun daerah perbatasan.

Hal itu disampaikan Bupati Kerom, Muh Markum saat membuka pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh Kodim 1701/Jayapura di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Selasa (26/02/19) siang.
Menurutnya, TMMD merupakan salah satu proses percepatan pembangunan baik secara fisik atupun non fisik bagi daerah tertinggal.

Yang mana kata Markum, TMMD tersebut akan berjalan selama 30 hari kedepan dibawah pimpinan Dandim 1701/Jayapura dan pengawasan Danrem 172/PWY, yang akan membangun 10 unit rumah type 36.

Selain membangun rumah, lanjut  Markum, 150 prajurit TNI juga akan memberikan wawasan kebangsaan, penyuluhan pertanian kepada anak-anak usia sekolah dan masyarakat setempat.

Dijelaskan, Program TMMD ini merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI-Polri, lembaga pemerintahan dan non pemerintah.

“Oleh sebab itu saya  berharap agar masyarakat juga bisa turut serta membantu dalam pelaksanaan TMMD ini"seruhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan apreasiasi kepada Danrem, Dandim dan Danlanud Silas Papare yang sudah hadir memberikan dukungan kepada pemerintah serta masyarakat Kerom khususnya masyarakat Distrik Waris.

“Kalau Dandim Dan Danrem  dari yang lama sampai yang baru, ya saya selalu melihat kehadiran mereka. Tapi selama 36 tahun saya baru kali ini melihat kehadiran Danlanud Silas Papare dan ini merupakan suatu yang luar biasa patut saya apresiasi,”akunya.

Saat ditanyakan terkait berapa alokasi dana yang dikucurkan oleh Pemkab Kerom, Markum mengungkapkan bahwa dana yang dikucurkan sebesar 1,4 M.

Dirinya menganggap angka dana yang dikucurkan pihaknya dalam kegiatan TMMD itu sangat kecil karena dikerjakan secara gotong royong oleh TNI.

“Bayangkan kalau kita proyekan ini bisa mencapai 2  sampai 3 Milyar lebih. Oleh karena itu saya mengucapkan terimakasih banyak kepada Danrem dan Dandim yang mengadakan kegiatan TMMD disini,”ucapnya.

Ditempat yang sama, Danrem 172/PWY Kolonel Inf. J Binsar P Sianipar menerangkan bahwa pihaknya sengaja memilih Distrik Waris sebagai tempat Pelaksanaan TMMD sesuai program Nawacita Presiden Ir. Joko Widodo membangun dari penggiran/perbatasan.

Supaya, Lanjut Danrem, masyarakat bisa melihat bagaimana perbedaaan pembangunan disini (Waris) dan kampung sebelah (PNG).

“Intinya pembangunan ini kami lakukan dengan harapan nantinya ada kecintaan masyarakat terhadap Indonesia. Itulah tujuan kami yang utama,”katanya.

Untuk target pembangunan 10 rumah dan berbagai kegiatan lainnya direncakan akan rampung dalam waktu satu  bulan. Dirinya mengakui sebelumnya sempat ada Pra TMMD selama dua minggu.

“Sehingga kalau kita hitung-hiitung ada satu setengah bulan tapi kalau tanggalnya kita bulatkan jadi satu bulan saja,”singkatnya.

Danrem menambahkan, pihaknya juga akan mengerjakan tempat penampungan penggilingan padi karena masyarakat disini sudah mulai melakukan aktivitas bercocok tanam khususnya penanaman padi.

“Makanya kita akan bangun lumbung padinya sedangkan untuk alat-alat nya sudah disediakan oleh pak bupati. Nah, kalau sudah jadi, petani disini tidak perlu lagi pergi ke Kabupaten atapun Jayapura seperti yang selama mereka lakukan,”pungkas Danrem.

Dibaca 164 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX