Usai Dilantik, Ini Program 100 Hari Bupati Deiyai | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Bupati Kabupaten Deiyai, Ateng Edoway Bupati Kabupaten Deiyai, Ateng Edoway

Usai Dilantik, Ini Program 100 Hari Bupati Deiyai

Lintas Daerah Penulis  Senin, 25 Februari 2019 20:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Setelah dilantik dan memulai tugas resminya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Deiyai, Ateng Edoway-Hengky Pigai,  sudah menyiapkan program kerja jangka pendek atau program 100 hari kerja.

Sejumlah program-program yang akan dilakukan dan diterapkan pasca dilantik sebagai Bupatif definitif Kabupaten Deiyai oleh Gubernur Papua, Lukas Enembe, Rabu (20/2) lalu di Gedung Negara Jayapura.

Bupati Deiyai, Ateng Edowai Kepada pers di Jayapura, Senin (25/2),  mengatakan, program yang telah disusun sebagaimana visi misi yakni 'Deiyai Bangkit Kerja, Kerja dan Kerja'.

"Dalam rangka Gerbangkan Matra (gerakan pembangunan keluarga aman mandiri sejahtera) sehingga dalam waktu dekat (akan laksanakan) visi misi program 100 hari kerja.

Pertama yang dilakukan olehnya adalah membentuk tim membasmi miras (minuman keras).

"Ini langkah awal karena nilai budaya yang asli telah sirna oleh jaman, terpengaruh budaya luar. Miras pengaruh dari luar, pengaruhi deiyai  sehingga dalam hal ini kita lakukan upaya bekerjasama dengan Polres Paniai dengan berbagai komponen masyarakat dalam rangka basmi miras dan judi,"bebernya.

Hal lain, ujar Ateng, yakni melakukan kunjungan kerja bupati perdana ke dua distrik yaitu distrik Bowobado dan Kapiraya yang letaknya cukup jauh dari Tigi, ibukota kabupaten Deiyai

"Kita akan melakukan survey tapal batas (antara kabupaten Deiyai dan Mimika). Apalagi suku disana (dua distrik) antara suku Mee dan suku Moni terjadi pembunuhan," sebut Ateng.

Selain itu, lanjut Ateng, di kepemimpinannya juga akan fokus bidang infrastruktur jalan yang menghubungkan Deiyai dan kabupaten Mimika.

"Kami minta dukungan pemprov (provinsi) agar jalan segera diselesaikan. Jalan Deiyai Nabire cuykup jauh dan terbelakang, sedangkan Deiyai - Mimika lebih dekat, sehingga bisa meningkatkan perekonomian, harga jual sayur mayur bisa lebih murah,"urainya.

"Oleh karenanya kami sangat berharap bantuan dari pemerintah provinsi terkait pembangunan infrastruktur ini,"harapnya.

Deiyai juga diharapkan ke depan menjadi kota wisata. Apalagi pemerintah setempat berencana membangun jalan Injil untuk mengenang injil pertama kali masuk di wilayah Meepago. Selain itu di Deiyai juga terdapa dua gunung yang cukup dan sungai tigi yang bisa menjadi destinasi wisata daerah itu.

Ateng menambahkan pihaknya juga akan fokus pembangunan di bidang keagamaan, pendidikan juga kesehatan. "10 persen DAU kabupaten Deiyai akan dialokasikan hibah untuk pembangunan gedung ibadah dan rumah pastori serta pemberian insentif kepada pelayanan umat 10 persen DAU. Karena ini rasa terbebani karena injil masuk deiyai dan doa murni dari masyarakat untuk saya. Sehingga harus saya balas jasa hamba Tuhan. Sebab doa orang benar sangat besar kuasanya,"pungkasnya.

Dibaca 378 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.