Baru Satu OPD Papua Lelang Proyek 2019 | Pasific Pos.com

| 22 July, 2019 |

Rapat OPD yang dipimpin Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, Selasa, (19/2/2019). Rapat OPD yang dipimpin Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, Selasa, (19/2/2019).

Baru Satu OPD Papua Lelang Proyek 2019

Info Papua Penulis  Selasa, 19 Februari 2019 18:04 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Hingga Februari 2019, baru satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang melelang proyek tahun 2019.

Penegasan itu disampaikan Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua Debora Diana Sallosa, dalam rapat OPD yang dipimpin Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, Selasa, (19/2/2019).

Debora menjelaskan, OPD yang baru memasukkan lelang proyek adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. “OPD yang lain belum ada yang masukan lelang hingga bulan kedua ini, kita juga sedang melakukan pendampingan di Dinas Olahraga dan Pemuda, untuk mempercepat lelang venue yang dikerjakan tahun ini. Semestinya seusai pembahasan APBD rampung, diharapkan OPD segera melakukan kegiatan pelelangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengakui, keterlambatan pelantikan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut menghambat semua lelang proyek 2019.

Wagub mengaku, OPD yang belum mengajukan lelang proyek ini mungkin juga karena merasa instansi yang dipimpinnya akan dilakukan rampingkan. “saya pikir OPD yang akan dirampingkan belum ajukan lelang itu wajar, dan itu hal yang biasa,”ucapnya.

Namun, untuk dinas yang pelayanan umumnya tetap berjalan seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, harus secepatnya menyampaikan proyek apa saya yang akan dilelang.

“saya imbau untuk dinas yang nomenklatur tidak berubah, agar paket lelangnya ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa, sehingga bulan depan semuanya bisa dilelang. Dengan demikian, kalau lelangnya cepat, maka kualitasnya pekerjaan bagus, tapi kalau terlambat lelang, maka hasilnya pun tidak berkualitas,” tutupnya.

Dibaca 246 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX