Pemprov Papua Berharap Ada Format Baru Penyaluran Dana Desa dan DAK | Pasific Pos.com

| 22 May, 2019 |

Pemprov Papua Berharap Ada Format Baru Penyaluran Dana Desa dan DAK

Info Papua Penulis  Kamis, 14 Februari 2019 17:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua berharap ada satu format baru dalam penyaluran Dana Alokasi khusus (DAK) fisik tahun 2019.

Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri kepada wartawan usai menghadiri rapat koordinasi penyaluran DAK fisik dan dana desa Papua tahun anggaran 2019 di Jayapura, Kamis (14/2/2019), kepada wartawan mengatakan, rapat ini dapat memecahkan seluruh persoalan, kalau kita bisa kita sepekati  satu format penyaluran dana  DAK dan dana desa di Papua.

Dijelaskannya, tahun 2018 beban fisik Pemprov Papua dan beberapa kabupaten cukup besar. Hal ini disebabkan, penyerapan dana DAK fisik tahun 2018 mencapai 90 persen atau hanya terserap Rp 4,40 triliun dari alokasi pagu Rp 4,89 triliun.

“Penyebab tidak terdserapnya seluruh alokasi dana DAK tersebut, disebabkan karena lelang terlambat, kondisi daerah dan laporan terlambat,” terangnya.

Disinggung mengenai adanya beberapa kontrak yang gagal, Elysa Auri mengaku, sebanarnya kontrak yang gagal bukan karena ketidaksiapan SKPD. Namun, pemberian dana DAK dan dana desa ini secara bertahap jika tahap awal selesai maka tahap berikutnya akan disalurkan.

“Harapannya dengan adanya rapat hal yang terjadi pada tahun 2018 tidak terjadi lagi tahun ini, tentunta ada satu solusi yang  di sepakati sama-sama sehingga bisa memberikan satu solusi bagi penyaluran dana DAK dan dana desa provinsi Papua,  sebab dana DAK Pemprov Papua tahun 2018 menjadi beban APBD 2019 maupun kabupaten/kota,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Papua, Agung Yulianta mengungkapkan, realisasi penyaluran DAK fisik tahun 2018 sebesar Rp.4,40 triliun atau 90 persen dari alokasi pagu Rp.4,89 triliun.

“Realisasi ini lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 79,9 persen, walaupun realisasinya lebih baik dari tahun sebelumnya, namun penyaluran DAK fisi 2018 belum optimal,” katanya.

Dimana terdapat beberapa Pemda yang gagal salur DAK fisik tahap kedua dan ketiga bahkan terdapat beberapa Pemda atau bidang yang gagal salurkan tahap pertama. Secara otomatis tahap 2 dan 3 juga tidak tersalurkan.

Dibaca 139 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.