Dari 4 Kasus KDRT yang Diduga Melibatkan Oknum Polri Tidak Diproses ke Penyidikan | Pasific Pos.com

| 14 November, 2019 |

Dari 4 Kasus KDRT yang Diduga Melibatkan Oknum Polri Tidak Diproses ke Penyidikan

Papua Barat Penulis  Selasa, 12 Februari 2019 12:57 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Dari 4 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oknum Polri, 2 kasus dinyatakan terbukti, sedangkan 2 kasus lagi dinyatakan tidak terbukti.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Manokwari, Ipda Nikita A. Tambengi menegaskan, kasus KDRT yang melibatkan anggota Polri, sudah diproses sesuai prosedur, tetapi hanya sebatas sampai penyelidikan, tidak ditingkatkan ke penyidikan.

“Dari 4 kasus yang dilaporkan 1 kasus tidak memiliki cukup bukti. Selain itu, kasus yang bersangkutan sudah lama, korban juga tidak memiliki hasil visum. Ada 1 kasus lain, penyidik tidak bisa memprosesnya karena korban tidak membuat laporan polisi, sedangkan 2 kasus dilakukan ADR, karena korban dan yang bersangkutan menyelesaikan perkaranya secara kekeluargaan,” rinci Nikita Tambengi kepada Tabura Pos di ruang kerjanya, pekan lalu.

Diakui Kanit PPA, sampai ini tercatat 4 kasus dugaan KDRT yang diduga melibatkan anggota Polri, tetapi tidak ada yang dilanjutkan hingga ke tahap penyidikan.

“Ada 2 kasus tidak terbukti, 2 kasus kita lakukan ADR, karena yang bersangkutan masih mau kembali, masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Itu pun bukan KDRT berat yang mengakibatkan luka berat, hanya salah paham saja. Jadi, tidak ada yang diproses,” kata Nikita Tambengi. [CR45-R1]

Dibaca 429 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.