BPOM Diajak Ikut Memberantas Penyakit Masyarakat | Pasific Pos.com

| 24 July, 2019 |

BPOM Diajak Ikut Memberantas Penyakit Masyarakat

Papua Barat Penulis  Selasa, 12 Februari 2019 12:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Manokwari diajak turut serta memberantas penyakit masyarakat seperti minuman keras (miras), narkoba, dan penyakit masyarakat lainnya. Sebab BPOM juga merupakan unsur yang tidak terpisahkan dalam proses pembangunan di Kabupaten Manokwari.

“Dengan demikian, kemitraan pemda dan BPOM harus dipelihara dan sinkronisasi secara sebaik mungkin, sehingga langkah ke depan semakin mantap dan penuh optiimisme membangun Kota Manokwari yang kita cintai,” ujar Staf Ahli Bupati Manokwari Bidang Kesejahteraan dan SDM, Henri Sembiring ketika mewakili Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan pada peringatan HUT BPOM yang ke-18, di Pantai Pasir Putih, Sabtu (9/2).

Sembiring berharap, dengan semakin bertambah usia, BPOM semakin bertambah kualitas pelayanan dalam melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan di Papua Barat dan di Kabuaten Manokwari khususnya.

Di samping itu, tambah Sembiring, hari ulang tahun tersebut menjadi momen untuk mengekspresikan ucapan syukur dan benar-benar mencerminkan visi dan misi Kabupaten Manokwari.

Kepala BPOM di Manokwari, Mojaza Sirait, menambahkan, ulang tahun BPOM sebenarnya jatuh pada 31 Januari, namun baru dirayakan bersama masyarakat disekitar Pasir Putih, dengan mengusung tema “Bakti untuk Negeri”.

“Oleh karena sengaja dilaksanakan di tempat terbuka supaya masyarakat juga ikut merayakan bersama. Sebab, BPOM hadir juga untuk masyarakat. Diharapakn, di ultah ini BPM ke depan semakin baik dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sirait menyampaikan terima kasih kepada Pemda Papua Barat dan Kabupaten Manokwari, serta kader dan media yang ikut mendukung pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih juga disampaikan kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Manokwari yang mengizinkan menggunakan tempat itu. Dengan demikian, masyarakat juga turut hadir, baik masyarakat konsumen maupun pelaku usaha,” katanya.

Diakuinya, meski sudah melaksanakan tugas, namun masih banyak hal yang perlu dibenahi. Di antaranya kerja sama dengan stakeholders dan kerja sama lintas sektor terkait terutama pemda harus ditingkatkan lagi.

“Selanjutnya, kemandirian pelaku usaha juga akan didorong, bukan karena pengawasan dan tindakan tapi atas dasar pengetahuan dan kesadaran sendiri. Ini di tahun 2019 yang akan kami tingkatkan,” ujarnya.

Salah satu upaya mendekatkan diri dengan masyarakat, lanjut dia, adalah merayakan ulang tahun di tempat terbuka, sehingga masyarakat bisa ikut dan mendengar pemaparan BPOM.

“Kader juga diundang karena merupakan perpanjangan tangan untuk mengawasi di tempat masing-masing. Ini yang akan kami tingkatkan pada 2019. Harapannya, bukan karena tindakan administrasi atau pidana tapi atas dasar kesadaran pelaku usaha dan masyyarakat menjadi masyarakat konsumen yang cerdas. Itu juga yang akan ditingkatkan di 2019,” tukasnya.

Acara perayaan HUT BPOM tersebut diawali dengan pembersihan Pantai Pasir Putih dan senam bersama serta diakhiri dengan potong tumpeng. Acara juga diwarnai dengan demo test kid atau menguji keamanan pangan serta kegiatan edukasi terkait kesehatan pangan. [BNB-R4]

Dibaca 120 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.