Tabrak Bemper Mobil, Bocah 12 Tahun Meninggal | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Korban saat mendapatkan perawatan medis sebelum menghembuskan nafas terakhir. Korban saat mendapatkan perawatan medis sebelum menghembuskan nafas terakhir.

Tabrak Bemper Mobil, Bocah 12 Tahun Meninggal

Kriminal Penulis  Kamis, 31 Januari 2019 19:20 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Pelajar Kelas II Sekolah Menengah Pertama bernama Andre (12), Warga Arso II Kabupaten Keerom, meninggal dunia usai mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, akibat luka serius yang dialaminya usai mengalami kecelakaan lalu lintas, Rabu (30/1) sore, saat melintas di jalan Garuda  Arso II.

Nyawa bocah berusia 12 tahun ini tidak dapat tertolonag akibat luka serius bagian wajah, kepala serta patah tulang di tangan, rahang dan tengkorang kapala dan meninggal dunia di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM.Kamal, kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia kini telah ditangani oleh Satuan Lalulintas Polres Keerom, dimana kendaraan yang digunakan korban telah diamankan sebagai barang bukti, sementara pengemudi mobil telah diamankan untuk dimintai keterangan.

“Kasus ini dalam penanganan, sudah ada beberapa orang saksi yang kami mintai keterangan termaksud mobil yang ditabrak korban sudah kami mintai keterangan,” jelasnya, Kamis (31/1) siang.

Ia menerangkan kejadian itu terjadi ketika Mobil pick up Suzuki Carry DS 8526 AE yang dikemudikan oleh Safwerius Fandi Tae (28), dari arah perempatan Arso II menuju Pertigaan Arso II luar, sesampainya di depan kios Budi Santoso, tiba - tiba dari arah bersamaan datang Sepeda Motor Honda Blade DS 5369 AL yang dikendarai oleh korban Andre (12) dan hendak menyalip mobil pick up Suzuki Carry DS 8526 AE, yang berada di depan. Namun karena dalam kecepatan tinggi sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak Bemper bagian belakang Mobil pick up  Suzuki Ds 8526 AE.

“Mendapat laporan tentang kejadian tersebut, anggota Sat Lantas Polres Keerom langsung mendatanggi TKP dan mengevakuasi Korban Ke RS Kawaingga untuk mendapatkan Penangganan Medis,” tuturnya.

Ia pun menduga kecelakaan ini dikeranakan kelalaian pengendara yang tidak mengontrol dan mentaati aturan saat mengemudi, selain itu Kamal pun menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi anaknya saat berkendara dan jangan memberikan kendaraan bagi anak dibawah umur.

Dibaca 278 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX