Banggar Dewan Pertanyakan Rencana Penetapan APBD Intan Jaya TA 2019 | Pasific Pos.com

| 17 August, 2019 |

Banggar Dewan Pertanyakan Rencana Penetapan APBD Intan Jaya TA 2019

Papua Tengah Penulis  Selasa, 29 Januari 2019 09:54 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE - Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Intan Jaya mempertanyakan sirkulasi rencana penetapan hingga konsultasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Intan Jaya Tahun Anggaran (TA) 2019, yang menurut informasi akan ditetapkan pada 7 Februari 2019 mendatang.

Pasalnya, seperti terang Enos Sondegau, selaku anggota DPRD Intan Jaya yang masuk sebagai Tim Banggar Dewan Intan Jaya sangat tidak setuju atas sikap dan perbuatan pimpinan DPRD Intan Jaya, terutama di Setwan DPRD Intan Jaya. Persoalannya di APBD Intan Jaya TA 2019 yang mana merupakan akhir tahun bagi anggota DPRD lama periode 2014-2019, sehingga kami mau apapun kita jalani dan kerjakan nantinya kami sama-sama.

Namun, lanjutnya, yang kami tidak puas disini selaku Banggar DPRD Intan Jaya pada saat pembahasan KUA dan PPAS dirinya mengaku tidak diinformasikan ataupun tidak mengetahui informasinya, meskipun menurut dia usai mengkonfirmasikan ke Kabag Persidangan DPRD Intan Jaya menyatakan telah menghubungi dirinya baik melalui SMS atau telepon, sementara ia tidak merasa adanya hal tersebut alias tidak ada pemberitahuan baik dari pimpinan DPRD Intan Jaya, Sekwan ataupun lainnya.

Enos menceritakan, dirinya tidak mengetahui adanya pembahasan KUA dan PPAS. Ia mengetahui hal tersebut setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Intan Jaya melakukan konsultasi ke Biro Keuangan Provinsi Papua di Jayapura. Dan kalah itu dirinya menelpon Kabag Persidangan DPRD Intan Jaya, untuk mempertanyakan kapan pembahasan KUA dan PPAS Intan Jaya tahun 2019 dan dijawab Kabag Persidangan itu sudah lewat serta sempat memyampaikan pak Enos selama ini dimana.

Sehingga hal itu, lanjutnya, sangat tidak puas dan tidak menerima. Selaku Banggar DPRD Intan Jaya merasa tidak ada koordinasi baik. Untuk itu, setelah anggota dewan balik dari Jayapura, disampaikan atau diinformasikan bahwa tanggal 7 Februari 2019 nanti penetapan APBD Intan Jaya, maka dirinya selaku Banggar DPRD Intan Jaya mempertanyakan soal pembahasan KUA dan PPAS kepada Kabag Persidangan DPRD Intan Jaya.

Selanjutnya, masih sesuai keterangan Enos kepada media ini Senin petang kemarin ketika bertandang ke redaksi media ini ada beberapa hal juga kami ingin sampaikan, pertama kalau memang tidak kasih jawaban ke Enos Sondegau selaku anak adat dan daerah Intan Jaya, dirinya siap membatalkan penetapan APBD TA 2019 di Intan Jaya.

“Kalau mau tetapkan di Nabire atau dimana saja atau dilubang mana, dirinya persilahkan. Tapi kalau di Intan Jaya saya akan batalkan. Mereka tau penyakitnya Enos bagaimana, kalau sudah tegas yang itu harus dilaksanakan demi pembangunan daerah yang sangat dinantikan dan diimpikan masyarakat Intan Jaya itu,” tegasnya.

Enos mengakui, selaku anak adat dan anak daerah tentunya telah menjaring aspirasi masyarakat kampung setempat dan masyarakat adat yang mendukungnya. Ada sekitar tujuh (7) poin aspirasi masyarakat kampung yang telah dimasukan atau diusulkannya pada APBD Intan Jaya tahun ini. Apakah dari aspirasi itu, telah diakomodir pada tahun ini ataukah tidak.

Hal ini, menurut Sondegau, karena merupakan aspirasi untuk pembangunan daerah Intan Jaya. Ada kegiatan pembangunan yang telah diusulkan pada tahun anggaran ini, seperti jembatan, rumah penduduk yang layak tipe 45, pembangunan 2 gedung gereja, ada Puskesmas Pembantu (Pustu) dan lainnya untuk masyarakat kampung. Dari usulan dan aspirasi dari bawah ini apakah sudah masuk atau belum.

“Ketika belum masuk, secara tegas dirinya akan membatalkan APBD TA 2019 Intan Jaya. Kalaupun dilaksanakan di Intan Jaya dengan tegas saya akan tolak dan menyatakan mosi tidak percaya dengan hal itu. Dan perlu dikajin kembali karena mekanisme tidak sesuai dengan peraturan yang ada dalam penetapan sebuah anggaran daerah di negara ini,” pungkasnya.(wan)

Dibaca 246 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.