Walikota Jayapura Serahkan Sertifikat Tanah Dan Sosialisasikan PTSL | Pasific Pos.com

| 19 September, 2019 |

Walikota Jayapura Serahkan Sertifikat Tanah Dan Sosialisasikan PTSL

Kota Jayapura Penulis  Jumat, 25 Januari 2019 17:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, Walikota Jayapura Dr. Drs Benhur Tomi Mano MM menyerahkan sertifikat kepemilikan tanah untuk rakyat dan mensosialisasikan tata cara  pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL)  di kantor Walikota, Jumat (25/1).

 Kepala kantor pertanahan kota Jayapura Roy E.F Wayoi  pada kesempatan ini mengatakan bahwa sertifikat tanah yang sudah dibagikan kepada masing-masing pemilik tanah hampir terdapat di semua distrik di kota Jayapura melalui program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL)

"Ada sertifikat untuk rumah ibadah kampung adat, dan sertifikat umum terdiri dari Kelurahan Bhayangkara , kampung Tobati dan Kampung Koya Koso," ujar Roy Wayoi.

Lebih lanjut dikatakannya, dengan adanya sertifikat tanah menjadi legalitas hukum bagi masyarakat yang memiliki tanah karena adanya kepastian kepemilikan dan untuk bisa memiliki sertifikat harus mengurus melalui kepala kampung atau lurah setempat dan mengajukan permohonan kepada BPN untuk ikut sebagai peserta PTSL

Sebelum diterbitkan sertifikat pemerintah sudah melakukan pemeriksaan agar tidak terjadi ketimpangan tindih dan konflik atas tanah kemudian dilegalkan dan di akui haknya barulah diterbitkan sertifikat

Walikota Jayapura yang dikenal dengan panggilan BTM ini mengatakan bahwa pemerintah kota Jayapura dan badan pertanahan Jayapura yang mendiami 5 distrik, 25 kelurahan dan 14 kampung yang ada di kota Jayapura telah mengadakan pembuatan sertifikat. "Dengan adanya penyerahan sertifikat tanah ini saya harapkan tidak ada lagi konflik atau pertikaian dengan permasalahan tanah yang selama ini terjadi sehingga masyarakat kota Jayapura dapat hidup aman dan tentram," ujar BTM

Pada kesempatan ini BTM juga mengumumkan bahwa mulai tanggal 1 Februari pemerintah kota Jayapura melarang penggunaan tas plastik pada pusat perbelanjaan atau supermaket. "Tanggal 1 Februari saya akan memanggil seluruh supermaket yang ada di Jayapura untuk menekankan jangan lagi menggunakan kantong plastik supaya tidak mengotori kota Jayapura.  Karena plastik sangat susah untuk hancur dengan sendirinya dan di harapkan kepada masyarakat yang mau belanja ke supermarket/Mall untuk membawa kantong/noken sendiri supaya kota Jayapura tetap bersih," ujar BTM

"Saya harapkan kepada masyarakat kota Jayapura jangan suka membuang sampah di sungai atau di kali karena dapat menyebabkan banjir dan penyakit sehingga mari kita semua menjaga kota ini dengan baik  sehingga kita dapat mencegah bencana banjir di kota Jayapura," ujar BTM seraya mengakhiri sambutannya.

Dibaca 266 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.