Diterjang Ombak, Dua Nelayan Tradisional di Timika Hilang | Pasific Pos.com

| 19 April, 2019 |

Tim SAR saat melakukan upaya pencarian dua korban hilang Tim SAR saat melakukan upaya pencarian dua korban hilang

Diterjang Ombak, Dua Nelayan Tradisional di Timika Hilang

Kriminal Penulis  Jumat, 25 Januari 2019 06:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

"BMKG Himbau Nelayan Untuk Tidak Melaut"



JAYAPURA - Dua nelayan tradisional, bernama Narto (24) dan  Naryo (26) dikabarkan hilang, usai perahu yang ditumpangi diterjang ombak setinggi tiga meter saat mencari ikan di perairan Selatan Papua, Kabupaten Mimika, Kamis (24/1) pagi.

Dari keterangan Agung Priayanto yang  merupakan korban selamat mengungkapkan musibah itu terjadi pukul 10:30 WIT, dimana  dirinya bersama dua orang tekannya hendak pulang usai mencari ikan. Saat melintas di sepuataran Muara Poumako perahu yang ditumpangi diterjang ombak hingga terbalik.

Seketika itu Dirinya berhasil selamat usai ditolong perahu nalayan lainnya yang melintas tidak jauh dari lokasi kejadian. Sementara dua orang rekannya yakni Narto (24) dan  Naryo (26) hilang terseret arus dan ombak besar.

Humas Kantor SAR Mimika, Muhammad ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dimana hingga saat ini Tim SAR Timika masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban hilang.

"Kami hingga sore ini masih lakukan pencarian. Dimana saat menerima laporan tim rescue menggunakan KN 418 bermesin 400 PK langsung mendatangi lokasi kejadian," ungkapnya ketika di Konfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (24/1) sore.

Sementara itu Kepala Balai Besar Meteorologi,  Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura Petrus Demon Sili menuturkan  BMKG telah mengeluarkan prakiraan cuaca buruk wilayah perairan Selatan Papua, sehingga diharapkan kepada seluruh nelayan agar tidak memaksakan diri mencari ikan.

"Untuk beberapa wilayah cuaca kurang bersahabat, mengingat dari prakiraan cuaca, di wilayah perairan Yos Sudarso, Merauke dan Laut Arafuru akan mengalami gelombang tinggi sehingga di waspadai bagi para nelayan apabila ingin melaut," ungkap.

Dibaca 118 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX