Kapolres Rilis Kasus Penganiayaan Sopir Truk oleh Oknum Polair | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Kapolres Rilis Kasus Penganiayaan Sopir Truk oleh Oknum Polair

Papua Tengah Penulis  Selasa, 22 Januari 2019 07:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

NABIRE – Guna menjawab sejumlah isu seputar kasus penganiayaan dilakukan oknum anggota Polisi Air (Polair) Polres Nabire, Senin kemarin Kepala Kepolisian Resor Nabire memberikan penjelasan terkait kasus dimaksud. Melalui bagian Humasnya, Kapolres Nabire AKBP Sonny M. Nugroho T, S.IK menyampaikan, sekitar pukul 12.00 WIT, bertempat di Jalan Poros Samabusa, Kabupaten Nabire telah terjadi penganiayaan yang dilakukan seorang oknum polisi berinisial JAS (33) terhadap sopir truk HLR (19), Jumat (18/01/19).

Diterangkan, mantan Kapolres Supiori ini, benar telah terjadi penganiayaan terhadap seorang sopir truk yang dilakukan oleh oknum polisi. “Memang benar, kejadian itu sekitar pukul 12.00 WIT (12 siang) Jumat kemarin (18/01). Yang dilakukan oleh oknum polisi JAS yang terhadap sopir truk HLR,” terang Kapolres.

Saat itu, korban HLR melintas di depan pos penjagaan Pol air dengan menggunakan kendaraan truk dengan nomor polisi (DS) DS 9861 K dari Distrik Makimi. Pada saat itu, korban HLR melintas di depan pos penjagaan dan tidak melapor kepada aparat yang sedang bertugas, melihat hal tersebut anggota polisi curiga dengan tindakan yang dilakukan HLR, sehingga anggota polisi melakukan pengejaran dan berhasil dihentikan didepan Bank BRI Samabusa.

Usai diberhentikan, polisi bertanya kepada HLR “Kenapa kamu tidak melapor di Pos Penjagaan ?” Tanya polisi, dan dijawab oleh HLR “Saya orang Papua, saya mencari makan di wilayah saya sendiri”.

Dilaporkan oleh HLR, oknum polisi ini melakukan pemukulan ke arah korban di bagian wajah, sehingga memar dan mengeluarkan darah dari hidung.

Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap anggota kami dan juga akan meminta keterangan dari HLR guna terangnya permasalahan. Sangat di sayangkan atas kejadian ini yang menimpa korban.
“Saat ini oknum anggota tersebut sudah kami tahan dan diamankan oleh Propam untuk proses penyidikan. Dan hasil pemeriksaan awal dari Propam , oknum JAS diketahui usai mengkomsumsi Miras sebelumnya. Dan selanjutnya kasus ini diserahkan kepada Satuan Reskrim Polres Nabire untuk penangan perkara pidananya. Dan juga permohonan maaf kepada pihak keluarga atas perilaku oknum anggota yang tidak terpuji, “ dengan rasa menyesal Kapolres menyampaikan.

Polres Nabire juga relay mengambil langkah-langkah yang telah diambil pihak Polres, yaitu mengamankan terlapor di ruang sel Sie Propam, membuat visum di RSUD Nabire, menjenguk dan menempatkan korban di RSUD Nabire serta memberikan bantuan pengobatan kepada korban sebagai bentuk rasa empati.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat merugikan situasi dan keamanan di wilayah hukum Nabire, serahkan proses ini kepada kami selaku pihak kepolisian di daerah ini,” terangnya.(wan)

Dibaca 195 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.