Gubernur : Kebersamaan Modal Utama Membangun Papua Barat | Pasific Pos.com

| 19 March, 2019 |

Gubernur : Kebersamaan Modal Utama Membangun Papua Barat

Papua Barat Penulis  Senin, 21 Januari 2019 22:23 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan bersama Ikatan Keluarga Flobamora, Nusa Tenggara Timur (IKF-NTT) Provinsi Papua Barat merayakan ibadah Natal 2018 dan lepas sambut tahun baru 2019 di Kampung Koyani, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Sabtu (19/1).

Ketua Umum IKF - NTT, Provinsi Papua Barat, Clinton C. Tallo mengajak seluruh masyarakat Flobamora di wilayah Papua Barat mendukung pelaksanaan program kerja dan visi misi Gubernur Papua Barat.

"Kita harus mendukung program kerja dan visi misi gubernur. Kenapa? karena sekarang kita berada di Tanah Arfak Papua Barat, dan seluruh program kerja gubernur untuk mensejahterakan masyarakat Papua Barat pada umumnya," tegas Clinton dalam sambutannya usai ibadah natal dan lepas sambut tahun baru 2019.

Lebih lanjut, Clinton mengatakan banyak masyarakat Flobamora yang hidup dan bekerja di wilayah Papua Barat. "Saya menyadari selama 1 tahun berjalan ini, mungkin ada hal-hal yang mungkin kami masyarakat Flobamora lakukan kurang berkenan dihati masyarakat Papua Barat, terutama masyarakat Arfak, maka atas nama pribadi, serta mewakili keluarga besar Flobamora, sebagai Ketua IKF-NTT, Papua Barat saya menyampaikan permohonan maaf, " kata Clinton.

Pada kesempatan ini, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak, dengan makna dan semangat membangun dengan hati dan mempersatukan dengan kasih untuk mewujudkan Indonesia, Tanah Papua, Papua Barat, Manokwari, Masni, Kampung Koyani yang aman, damai, sejahtera, dan bermartabat.

Sebab, kata Gubernur dari kebersamaan ini dapat mewujudkan dan menyatakan bahwa Tanah Papua dan Papua Barat bisa aman, dan damai. Apalagi, dengan bersatunya suku-suku nusantara dan masyarakat Papua Barat yang hidup saling menghargai dan rukun.

"Bersatu adalah modal kita untuk membangun Tanah Papua dan Papua Barat” tegas Gubernur.

Menurut Gubernur, sejak moyang atau orang tua-tua kita dengan kesabaran dan keterbukaan hati menerima semua suku untuk hidup bersama-sama kita. Maka, sebagai penerus harus melanjutkannya. “Saya ingatkan hal ini kepada semuanya terutama keluarga besar Arfak agar tetap melanjutkan apa yang orang tua kita lakukan sejak menerima semua suku untuk hidup bersama-sama kami disini.Termasuk keluarga besar Flobamora, marilah kita hidup rukun dan damai," pesan Kepala Suku besar Arfak ini.

"Puji Tuhan kita orang asli Arfak ini, sejak belum tahu baca dan belum menerima agama. Tetapi puji Tuhan kita telah menerima Injil, pendidikan, kita bisa sekolah, kita dapat balajar dan membangun Papua Barat. Ini adalah pesan saya yang paling utama," tandas Mandacan. [FSM-R3]

Dibaca 109 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.